Onderdil Harley Ilegal Diangkut Garuda, Pengawasan Kargo Pesawat Diperketat

Rabu, 04 Desember 2019 - 17:00 WIB
Onderdil Harley Ilegal...
Onderdil Harley Ilegal Diangkut Garuda, Pengawasan Kargo Pesawat Diperketat
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, bakal memperketat pengawasan mengenai kargo pesawat dalam penerbangan komersil. Hal ini buntut dari kasus penyelundupan onderdil motor Harley Davidson bekas menggunakan pesawat Airbus A 330-900 Neo baru milik Garuda Indonesia yang dikirim dari Toulouse, Perancis.

"Dengan semua stakeholder, operator bandara, bea cukai, operator airport dan semua akan dikoordinasi," ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Sementara terkait dengan kasus onderdil Harley ilegal yang diangkut Garuda Indonesia, Menhub mengutarakan masih menunggu investigasi dari Dirjen Bea Cukai. Seperti diketahui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Soekarno Hatta sebelumnya berhasil mengamankan pesawat Airbus A330-900 milik Garuda Indonesia yang diduga menyelundupkan barang.

Pesawat milik Garuda Indonesia dengan rute tujuan Toulouse - Soekarno Hatta itu kedapatan membawa komponen Harley Davidson dan 2 sepeda lipat merk Brompton, serta barang mewah lainnya. Pesawat tersebut adalah salah satu unit yang dipesan Garuda dari Airbus, pabrikan Uni Eropa yang berbasis di Prancis.

"Ini awalnya soal penumpang dulu. Penumpang udah beres baru kargonya," jelas Budi Karya.

Sementara itu, Garuda Indonesia sebelumnya memastikan telah melaporkan kepada petugas kepabeanan (self declared) barang bawaan (bagasi) karyawan yang ada dalam penerbangan tersebut. Sementara, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Soekarno-Hatta menyebutkan bahwa pihaknya telah mengamankan komponen atau onderdil Harley Davidson serta dua sepeda lipat merek Brompton yang tidak terdata alias ilegal.

Sebelum melakukan pendaratan di bandara internasional Soekarno Hatta, Garuda Indonesia telah menyampaikan surat pemberitahuan dan permohonan izin kepada pihak otoritas bandara dimana Garuda Indonesia akan membawa pesawat tersebut langsung ke Garuda Maintenance Facility (GMF). Garuda juga menegaskan akan melaksanakan segala prosedur keimigrasian dan kepabeanan di area GMF.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Genjot...
Garuda Indonesia Genjot Pendapatan Melalui Penerbangan Kargo
Cek di Sini! Jadwal...
Cek di Sini! Jadwal Pengiriman Kargo Garuda Indonesia dari Makassar ke Singapura
Hogers Indonesia Siap...
Hogers Indonesia Siap Gelar Drag Race Harley-Davidson
Garuda Indonesia Gabung...
Garuda Indonesia Gabung Asosiasi Kargo Internasional TIACA, Akses Pasar Makin Luas
Kementerian Perhubungan...
Kementerian Perhubungan Tak Larang Mudik, Ini Kata Bos Garuda
Pertama, Garuda Indonesia...
Pertama, Garuda Indonesia Raih Sertifikasi Layanan Kargo Farmasi
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
13 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
24 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
43 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved