Ekspor Mobil Terus Meningkat hingga Oktober 2019 Capai 275.364 Unit

Rabu, 04 Desember 2019 - 18:39 WIB
Ekspor Mobil Terus Meningkat...
Ekspor Mobil Terus Meningkat hingga Oktober 2019 Capai 275.364 Unit
A A A
JAKARTA - Porsi ekspor mobil terus menunjukkan peningkatan, sementara impor semakin menurun. Tercatat, total ekspor kendaraan roda empat secara utuh atau completely built up (CBU) Januari - Oktober 2019 sebesar 275.364 unit, naik 29% terhadap tahun lalu pada periode yang sama.

Sementara ekspor secara terurai lengkap atau completely knocked down (CKD) juga mengalami peningkatan signifikan di tahun 2019. Selama Januari - Oktober 2019 ekspor CKD sebesar 397.885 unit, naik 483% terhadap tahun lalu pada periode yang sama.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan, industri otomotif berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Selama ekonomi di dalam negeri masih tumbuh maka industri otomotif bisa terus meningkat.

"Kita harapkan trennya tetap positif selama ekonomi tetap naik dan kita bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Mudah-mudahan ini akan jalan terus," ujarnya pada diskusi bertema "Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0" di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Saat ini, kendaraan buatan Indonesia sudah diekspor ke Iebih dari 80 negara di dunia, dengan 5 negara tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko dan Vietnam. Adapun produksi kendaraan roda empat selama Januari - Oktober 2019 sebesar 1.075.382 unit, turun 5% terhadap tahun lalu pada periode yang sama.

Sementara penjualan kendaraan roda empat selama Januari - Oktober 2019 sebesar 849.609 unit, turun 12% terhadap tahun lalu pada periode yang sama. Kukuh melanjutkan, peningkatan ekspor CBU dan CKD juga menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia masih menjanjikan di tengah sejumlah kebijakan proteksionis negara di ASEAN yang menjadi tujuan ekspor mobil dari Indonesia. Salah satunya proteksionisme yang dilakukan oleh Vietnam.

"Dengan adanya aturan baru dari Vietnam, ekspor dari Indonesia yang semula hanya 1 minggu sudah sampai ke dealer menjadi 6 hari karena ada pemeriksaan soal emisi yang sesuai," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaikindo Sebut Belum...
Gaikindo Sebut Belum Ada PHK di industri Automotif
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Penjualan Melonjak 255,48%,...
Penjualan Melonjak 255,48%, Industri Automotif Mulai Ngebut
Gaikindo Ngaku Kemenperin...
Gaikindo Ngaku Kemenperin Dukung Usulan Insentif Pajak bagi Industri Mobil
Industri Automotif Nyatakan...
Industri Automotif Nyatakan Dukungan Kebijakan Euro 4
Selamatkan Industri...
Selamatkan Industri Automotif RI dari COVID-19, GIIAS 2020 Tetap Digelar?
Berita Terkini
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
44 menit yang lalu
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
1 jam yang lalu
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
9 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
9 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
9 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
10 jam yang lalu
Infografis
Terus Waspada, Kasus...
Terus Waspada, Kasus Covid-19 Meningkat 15 Kali Lipat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved