Peredaran Uang Tunai di NTT Meningkat

Senin, 09 Desember 2019 - 22:28 WIB
Peredaran Uang Tunai...
Peredaran Uang Tunai di NTT Meningkat
A A A
LABUAN BAJO - Bank Indonesia (BI) mencatat peredaran uang tunai di Nusa Tenggara Timur begitu besar. Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT, Rut W. Eka Trisilowati, mengatakan banyak masyarakat di sana yang masih menggunakan transaksi uang tunai.

"Rata-rata mereka tidak peduli. Ambil-ambil, kemudian remes terus masukin (ke dalam kantong). Kita tidak segan-segan mempromosikan untuk penggunaan uang yang layak edar," ujar Eka saat Pelatihan Wartawan BI, Labuan Bajo, NTT, Senin (9/12/2019).

Dia melanjutkan penggunaan uang tunai jarang dalam bentuk koin. Bagi masyarakat NTT, paling jarang menyimpan uang koin dalam jumlah yang banyak. Maka tak heran bila transaksi pengembalian uang koin saat berbelanja sangat sulit ditemukan.

"Mereka tidak suka menyimpan banyak koin. Jadi mereka menganggap uang koin itu bukan uang. Mereka akan tukar dengan permen, seperti itu. Jadi bagaimana upaya BI terus-terusan mengedukasi masyarakat kita (NTT)," jelasnya.

Saat ini, BI mencatat transaksi pembayaran tunai pada kuartal III 2019 menunjukkan kondisi net outflow sebesar Rp231 miliar dengan rincian outflow sebesar Rp1,71 triliun dan inflow sebesar Rp1,48 triliun.

Dalam rangka menjaga kualitas uang beredar, Bank Indonesia memiliki delapan kas titipan yang tersebar di Provinsi NTT. Ke depan, kas titipan juga akan dibuka di Labuan Bajo (Manggarai Barat) sebagai wujud dukungan Bank Indonesia terhadap sektor pariwisata.

"Karena itu kita membuka kas titipan. Nanti ada lagi dibuka di Labuan Bajo, ini yang kesembilan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Siapkan Uang Tunai...
BI Siapkan Uang Tunai Rp4,32 Triliun untuk Idul Fitri Tahun Ini
BI Sulsel Siapkan Uang...
BI Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp4,43 Triliun untuk Kebutuhan Ramadhan-Lebaran
Penarikan Uang Tunai...
Penarikan Uang Tunai Lebaran Tahun Ini Naik 41,5%, Tanda Ekonomi Tumbuh
Kebutuhan Uang Tunai...
Kebutuhan Uang Tunai Meningkat Saat Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp195 Triliun
Meningkat 8 Persen,...
Meningkat 8 Persen, BI Siapkan Uang Tunai Rp195 Triliun untuk Lebaran 2023
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved