Kementerian Desa Rencanakan Bentuk Super Holding BUMDes

Kamis, 12 Desember 2019 - 00:12 WIB
Kementerian Desa Rencanakan...
Kementerian Desa Rencanakan Bentuk Super Holding BUMDes
A A A
JAKARTA - Pemerintah merencanakan pembentukan super holdling Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dimana super holding ini cakupannya akan lebih besar dari holding BUMDes. Holding BUMDes sendiri sudah diluncurkan sejak 2017 lalu.

“Kalau tadi (produksi padi di holding BUMDes) dari 3.000 ton menjadi 6.000 ton. Kalau di tempat lain dari 3.000 ton menjadi 10.000 ton. Ada lagi dari 5.000 ton menjadi 200.000 ton. Nah ini kan sudah butuh jaringan, sudah butuh kalau perlu ekspor. Nah kalau sudah begitu yang disebut pak Presiden adalah dengan superholding. Kalau perlu melibatkan BUMN," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Dia mengatakan pembentukan super holding tidak tergantung pada jumlah desa tapi besaran produktivitasnya. Menurutnya jika sudah sangat tinggi tidak mungkin dikelola secara mandiri oleh BUMDes.

"Tergantung produksinya. Jadi tidak ngomong kawasan tapi besaran produktivitas. Kalau besar kan enggak mungkin dikelola lagi. Misalnya sampai ekspor kan enggak mungkin dikelola BUMDes," tuturnya.

Ditanyakan apakah ada standar khusus dalam pebentukan super holding BUMDes, dia mengatakan tidak. Dia hanya menekankan besaran produktivas dari sebuah BUMDes saja.

"Enggak ada (standar). Misalnya kalau kapasitasnya melebihi kemampuan pemasaran ya tentu dibutuhkan pendampingan yang lebih besar lagi," paparnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Pertumbuhan Ekonomi...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, PT Djarum Gencar Tingkatkan Kapasitas BUMDes
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
Mendes Beberkan Kenaikan...
Mendes Beberkan Kenaikan Status Desa-desa di Tanah Air
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Gus Menteri Dorong BUMdes...
Gus Menteri Dorong BUMdes Sampai Kecebur ke Platform Digital
Kasus Tipikor PDSMU,...
Kasus Tipikor PDSMU, Kejari Majalengka Periksa Petani Pekan Depan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved