Surat Presiden soal Omnibus Law Diserahkan ke DPR Januari 2020

Senin, 16 Desember 2019 - 21:21 WIB
Surat Presiden soal...
Surat Presiden soal Omnibus Law Diserahkan ke DPR Januari 2020
A A A
JAKARTA - Keinginan pemerintah untuk segera menyerahkan Surat Presiden (SurPres) terkait rencana omnibus law sebelum berakhirnya masa kerja tahun ini kandas. Ketua DPR Puan Maharani mengatakan semula pemerintah berharap bisa menyerahkan SurPres pada Desember tahun ini.

"Namun saya sudah menyampaikan Selasa besok sudah penutupan masa sidang reses DPR," ujar Ketua DPR Puan Maharani usai rapat konsultasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Puan mengatakan, dengan kondisi yang ada, kemungkinan SurPres baru akan diberikan ke DPR pada Januari sesudah pembukaan masa sidang.

"Saya juga menyampaikan bahwa apa yang kemudian menjadi pembahasan, berapa targetnya, karena tadi rapat konsultasi Menteri Keuangan, saya juga disampaikan secara ringkas, secara cepat bahwa ada 7 UU yang akan diamendemen terkait dengan perpajakan dengan 28 pasal, sementera untuk RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ada 82 UU dengan 1.194 pasal," urainya.

Karena belum menerima SurPres, kata Puan, DPR tidak mengetahui secara terperinci berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan amandemen UU.

"Walaupun pasalnya hanya sedikit, tentu saja perlu kerja dan mekanisme harus kita lakukan. Jadi kita tunggu nanti bulan Januari terkait dengan UU Perpajakan dan UU Cipta Lapangan Kerja yang akan dilakukan omnibus law ini akan seperti apa," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Sebut Sejumlah...
Pengamat Sebut Sejumlah Pasal Omnibus Law Ciptaker Merugikan Buruh
Pakar Nilai Omnibus...
Pakar Nilai Omnibus Law RUU Ciptaker Harus Dilihat Secara Mendalam
Baleg DPR Setujui Pembentukan...
Baleg DPR Setujui Pembentukan Panja RUU Cipta Kerja
Serikat Pekerja Diimbau...
Serikat Pekerja Diimbau Lebih Bijaksana Terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja
RUU Omnibus Law Ciptaker...
RUU Omnibus Law Ciptaker Diharap Memberi Angin Segar di Tengah Corona
Pengamat Sebut Pembahasan...
Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Jokowi Diminta Tarik...
Jokowi Diminta Tarik Pernyataan soal Presiden Boleh Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved