Komisi VII Tinjau Kesiapan Kapal Pembangkit Yasin Bey di Maluku

Jum'at, 20 Desember 2019 - 15:57 WIB
Komisi VII Tinjau Kesiapan...
Komisi VII Tinjau Kesiapan Kapal Pembangkit Yasin Bey di Maluku
A A A
JAKARTA - Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja ke kapal pembangkit listrik Yasin Bey milik PT KarPowership Indonesia (KPI) di Maluku. Kegiatan ini dalam rangka meninjau kinerja KarPowership dalam membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Maluku.

Kunjungan kerja di Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah ini diikuti anggota Komisi VII dari Provinsi Maluku Mercy Chriesty Barends dan Saadiah Uluputty, didampingi Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PT PLN (Persero) Ahmad Rofik, dan Indonesia Country Coordinator PT Kar Powership, Oguz Arbun dan Plant Manager Yasin Bey, Sinan Sami Hatipoglu.

"Kami sangat senang bahwa pemerintah mendukung kapal pembangkit listrik ini sebagai solusi dalam mengatasi masalah pascagempa di Maluku. KarPowership siap memberikan dukungan untuk PLN dalam menyuplai listrik untuk kebutuhan warga di Maluku agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa," tutur Direktur Regional Karpowership Indonesia Mehmet Ufuk Berk dalam keterangan resminya, Jumat (20/12/2019).

Melalui kunjungan ini anggota DPR diharapkan dapat melihat langsung kesiapan KarPowership Indonesia menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 guna memasok listrik bagi masyarakat Maluku dan sekitarnya, pasca gempa yang terjadi di daerah tersebut.

Ufuk Berk juga berharap kunjungan kerja ini dapat menjalin silahturahmi antara pemerintah dengan KarPowership sebagai solusi kapal pembangkit listrik pascagempa di Maluku. Kunjungan ini, kata dia, dapat menjadi bentuk pemantauan secara langsung bahwa pascagempa, KarPowership siap sedia membantu PLN dan warga untuk mendapatkan pasokan listrik.

Karpowership merupakan pemilik, operator, dan pembangun satu-satunya armada powership alias pembangkit listrik apung di dunia. Dengan mobilitasnya, kapal pembangkit ini mampu menyediakan akses listrik dengan cepat, terjangkau dan handalan.

Powership memiliki kapasitas sekitar 30 MW hingga 470 MW dan dapat dikirimkan dan beroperasi kurang dari 60 hari. Saat ini, Karpowership memiliki dan mengoperasikan 22 powerships dengan kapasitas hingga 3.500 MW. Saat ini, Karpowership beroperasi di Indonesia, Lebanon, Mozambik, Ghana, Sierra Leone, Guinea-Bissau, Gambia dan Karibia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng PAL, PLN Bangun...
Gandeng PAL, PLN Bangun Kapal Pembangkit Kapasitas 60 MW
Pengembangan SPKLU yang...
Pengembangan SPKLU yang Masif Mendorong Masyarakat Menggunakan Kendaraan Listrik
PLN dan PT PAL Garap...
PLN dan PT PAL Garap 2 Pembangkit Listrik Kapal Senilai Rp 1,6 Triliun
PLN IP Studi ke Jepang...
PLN IP Studi ke Jepang Belajar Co-Firing PLTU
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Pemulihan Listrik Aceh...
Pemulihan Listrik Aceh Terbilang Cepat Meski Infrastruktur Rusak Parah dan Akses Sulit
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
35 menit yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
48 menit yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
56 menit yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
1 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
1 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved