Rupiah Terpeleset di Akhir Sesi, Dolar AS Terbaik dalam Satu Pekan

Jum'at, 20 Desember 2019 - 17:35 WIB
Rupiah Terpeleset di...
Rupiah Terpeleset di Akhir Sesi, Dolar AS Terbaik dalam Satu Pekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (20/12/2019) ditutup lesu setelah sebelumnya sempat melesat naik meninggalkan level Rp14.000 per USD. Kurs rupiah terpantau terpeleset pada sesi penutupan untuk mengiringi dolar AS yang berada dalam pekan terbaiknya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir ke posisi Rp13.988 per USD atau sedikit lebih rendah dari sebelumnya Rp13.980/USD. Pergerakan harian rupiah pada hari ini berada pada kisaran Rp13.970 hingga Rp14.021/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah anjlok pada posisi Rp14.045/USD atau jatuh semakin dalam dari level sebelumnya. Kurs rupiah cenderung masih tertekan di tengah faktor eksternal yang penuh ketidakpastian.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di Rp13.993/USD untuk sesaat menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk usai sebelumnya bertengger pada posisi Rp13.983/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange naik tipis di level Rp13.977/USD dibandingkan sesi penutupan Kamis, kemarin Rp13.985/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara level Rp13.977 sampai dengan Rp13.999/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS sebagian besar stabil terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat. Meski begitu USD berada dalam jalur terbaik sepekan dalam sebulan berkat sentimen positif dalam data ekonomi. Sementara berbanding terbalik, Pounds justru berada dalam minggu terburuk dari lebih dua tahun saat melawan greenback.

Keprihatinan negosiasi Brexit yang kemungkinan bisa berakhir tanpa kesepakatan terus menekan Pounds, bahkan ketika berhadapan dengan euro masih berada dalam tren pelemahan terbesar dalam satu pekan. Data minggu ini telah memicu harapan, dimana Federal Reserve kemungkinan akan menghentikan tren suku bunga rendah hingga memperkuat dolar.

Indeks dolar mendapatkan sedikit dorongan untuk berlari lebih kencang pada posisi 97,41. Raihan tersebut memperlihatkan dolar AS telah pulih hampi 0,9% dari posisi terndah dalam lima bulan dan sepanjang pekan ini telah menanjak naik 0,3% untuk berada dalam tren terbesar sebulan. Euro flat pada posisi 1,11210 terhadap USD sedangkan dolar berlari melawan yen di 109,39.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
26 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved