Kemenhub Resmikan Sistem E-Ticketing, Seragam dan Atribut Awak Kendaraan

Sabtu, 21 Desember 2019 - 15:51 WIB
Kemenhub Resmikan Sistem...
Kemenhub Resmikan Sistem E-Ticketing, Seragam dan Atribut Awak Kendaraan
A A A
JAKARTA - Demi mengutamakan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meresmikan sistem e-ticketing, seragam, dan atribut awak kendaraan, serta pelayanan angkutan Jogja, Solo, Semarang (Joglosemar) dan Trans Sumatera secara bersamaan usai acara pelepasan mudik gratis Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Sabtu (21/12/2019) siang.

"Peresmian yang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang lebih mengutamakan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan selama periode Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," kata Dirjen Budi.

Pembangunan sistem Elektronik Tiket (E-Ticketing) dalam penyelenggaraan kegiatan operasional angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) merupakan hasil rapat koordinasi Kementerian Perhubungan untuk memudahkan perusahaan angkutan.

"Setelah kami melakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk terselenggaranya sistem e-ticketing melalui aplikasi Jakets Bus (Jakarta Electronic Ticketing System Bus) yang dimiliki mandiri oleh terminal terpadu Pulo Gebang dan sistem e-ticketing Kementerian Perhubungan. Kami resmikan pada hari ini yang nantinya mempunyai manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh perusahaan angkutan AKAP," ujar Dirjen Budi.

Hal tersebut sejalan dengan program Kementerian Perhubungan untuk berkomitmen dalam revitalisasi seluruh terminal tipe A termasuk terminal terpadu Pulo Gebang sebagai pilot project.

"Nantinya untuk seluruh pemberangkatan angkutan AKAP di arahkan hanya dapat dilakukan di terminal tipe A saja dan sudah program kami untuk penghapusan terminal bayangan yang ada di Jakarta," tambah Dirjen Budi.

Lanjutnya, launching seragam dan atribut awak kendaraan yang akan dikenakan para pengemudi angkutan merupakan upaya pemerintah, dalam hal ini Ditjen Hubdat untuk menempatkan profesi awak kendaraan angkutan umum sejajar dengan profesi lainnya.

"Perlu diketahui, penyebab terjadinya kecelakaan sebagian besar karena human error sehingga perlu adanya peningkatan kompetensi pengemudi untuk meningkatkan keselamatan transportasi jalan," kata Dirjen Budi.

Adapun peresmian pelayanan angkutan Joglosemar dan Trans Sumatera akan dibuat pelayanan eksklusif seperti yang telah diterapkan untuk pelayanan Trans Jawa dan ditetapkan spesifikasi yang sama seperti pelayanan Trans Jawa. Angkutan JOGLOSEMAR dan Trans Sumatera didorong untuk dilayani oleh perusahaan yang telah eksisting melayani trayek.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
15 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
21 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
25 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved