Thailand Siap Buka Industri Pengolahan Tuna di Surabaya

Selasa, 24 Desember 2019 - 19:29 WIB
Thailand Siap Buka Industri...
Thailand Siap Buka Industri Pengolahan Tuna di Surabaya
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyambut baik rencana investasi Thailand di bidang industri perikanan pengolahan tuna loin di Surabaya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, investasi yang dibuka hanyalah di sektor hilir seperti pengolahan maupun budidaya perikanan, sedangkan di sektor perikanan tangkap tetap tertutup untuk asing.

Edhy menyebut, Indonesia saat ini memiliki prioritas utama untuk membawa ikan-ikan segar dari wilayah timur Indonesia ke industri pengolahan. Tujuannya untuk memberikan nilai tambah bagi produk perikanan sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kerja sama melalui investasi di sektor ini dinilai penting.

“Kami akan tetap mengambil sikap tegas terhadap illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing. Namun ini semata-mata dilakukan untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan. Bukan berarti kami menutup diri untuk menerima investasi di sektor pengolahan atau budidaya. Kami sangat terbuka jika Thailand ingin berinvestasi di Indonesia,” kata Edhy dalam pertemuannya dengan Advisor to the Minister of Agriculture and Cooperatives Thailand Alongkorn Ponlaboot di kantor KKP Jakarta, Senin (23/12/2019).

Sementara itu, Alongkorn Ponlaboot menilai, Indonesia memiliki ekonomi yang paling besar dibanding negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu, dia meyakini kerja sama Indonesia dan Thailand dapat memberikan dampak yang besar di ASEAN, khususnya kerja sama kelautan dan perikanan.

“Kami berharap dapat mempercepat implementasi kerja sama kedua negara dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dan dipererat di masa mendatang,” ucapnya.

Kemitraan Indonesia dan Thailand khususnya dalam sektor kelautan dan perikanan memang sudah terjalin lama. Tahun 2020 merupakan tahun perayaan ke-70 hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand. Untuk itu, Alongkorn menyampaikan bahwa Thailand berharap ke depan hubungan antara kedua negara lebih implementatif.

Hal ini dapat diimplementasikan dengan membuka peluang kerja sama kedua negara. Begitu juga dengan melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan, termasuk memberikan perhatian kepada dokumen-dokumen kerja sama seperti MoU dan Joint Communique Pemberantasan IUU Fishing.

Dalam pertemuan tersebut, Alongkorn juga menyampaikan bahwa Thailand memiliki komitmen menjadikan laut bersih dari sampah. Mereka bahkan telah membangun kerja sama dengan Malaysia terkait penanggulangan sampah laut. Tak menutup kemungkinan kerja sama serupa dijalin dengan Indonesia.

Menanggapi hal ini, Menteri Edhy menyatakan Indonesia menyambut baik kerja sama penangulangan sampah laut ini. “Kami berharap penanggulangan sampah laut ini bukan hanya menjadi prioritas Indonesia dan Thailand, namun juga negara ASEAN lainnya,” ungkapnya.

Terakhir, Alongkorn juga berharap dapat dilakukan sharing informasi mengenai program dan kebijakan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang sekiranya dapat dimanfaatkan untuk membangun sektor kelautan dan perikanan di negaranya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
KKP Dorong Inovasi Produk...
KKP Dorong Inovasi Produk Perikanan di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved