IPO Perusahaan BUMN Menanti Arahan Menteri Erick

Kamis, 26 Desember 2019 - 07:07 WIB
IPO Perusahaan BUMN...
IPO Perusahaan BUMN Menanti Arahan Menteri Erick
A A A
JAKARTA - Pasar modal Tanah Air menanti kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendukung perusahaan lingkungan BUMN melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2020.

Tahun lalu, anak usaha BUMN yang IPO ada PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) pada 9 Juli 2018, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), dan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) pada 28 Mei 2018, anak usaha PT Pertamina (Persero).

Pengamat ekonomi dari Indef, Bhima Yudhistira mengatakan ada potensi besar untuk perusahaan lingkungan BUMN bisa IPO di 2020. Menurutnya kebutuhan pendanaan yang makin besar di tahun 2020 memungkinkan BUMN dan anak usaha melantai di bursa baik melalui IPO ataupun right issue. "Prospek pendanaan di pasar modal masih prospektif, meskipun terdapat tantangan ketidakpastian ekonomi global," ujar Bhima di Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Sementara kinerja IHSG hingga akhir 2019 cenderung lemah dan memaksa para analis dan perusahaan Sekuritas mengoreksi target akhir tahun di bawah level 6.500.

Corporate Secretary BNI Sekuritas Dedi Arianto mengatakan kinerja IHSG yang di bawah ekspektasi membuat perusahaan yang akan IPO menunda niatnya dan memilih wait and see. Menurutnya kondisi IHSG saat ini membuat perusahaan lingkungan BUMN harus hitung ulang karena bisa berbeda ekspektasi valuasinya untuk IPO.

"Termasuk ada anak BUMN yang memilih wait and see. Mereka pilih tunggu sampai Juni 2020. Mungkin baru IPO kalau kondisi bagus sedangkan rencana IPO sudah lama. Kemudian kita juga belum tahu kebijakan Menteri BUMN bagaimana," ujar Dedi.

BNI Sekuritas masih optimistis pada tahun 2020 bisa membawa sedikitnya 10 perusahaan baik anak usaha BUMN maupun perusahaan BUMN sendiri untuk masuk ke pasar modal melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). "Masih optimistis dalam pipeline ada 10 yang akan IPO. Tapi masih menunggu waktu yang pas termasuk juga swasta," ujarnya.

Sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan akan ada 78 pencatatan efek di tahun 2020. Ini terbagi dari pencatatan saham, obligasi, ETF (exchange traded fund, EBA (efek beragun aset), DIRE (dana investasi real estate), dan DINFRA (Dana Investasi Infrastruktur). Jumlah tersebut naik dari target tahun ini yang sebanyak 75 pencatatan efek.

Menurut Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, ada kemungkinan di tahun 2020 beberapa BUMN dan anak cucu BUMN akan listing di bursa saham. Alasannya IPO diyakini bukan hanya untuk menghimpun dana, tetapi juga meningkatkan transparansi dan tata kelola perusahaan tersebut.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Thohir: Bos BUMN...
Erick Thohir: Bos BUMN Jangan Gaya-gayaan
Ini Daftar BUMN dan...
Ini Daftar BUMN dan Anak Usaha yang Akan Melantai ke BEI
Jika IPO BUMN Jadi,...
Jika IPO BUMN Jadi, Investor Bakal Datang Menyerbu
12 BUMN Bakal IPO, Tebak...
12 BUMN Bakal IPO, Tebak Siapa Saja?
Bursa Sepekan: IHSG...
Bursa Sepekan: IHSG Menguat hingga Rencana Banjir IPO BUMN
Siap-siap! 19 BUMN Bakal...
Siap-siap! 19 BUMN Bakal IPO, Cek Daftar Rinciannya
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
15 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
17 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
27 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved