Ini Faktor-Faktor Pendorong Inflasi Desember 2019

Kamis, 02 Januari 2020 - 14:55 WIB
Ini Faktor-Faktor Pendorong...
Ini Faktor-Faktor Pendorong Inflasi Desember 2019
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi yang terjadi di Tanah Air pada bulam Desember 2019 sebesar 0,34%. Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, seluruh kelompok pengeluaran terjadi inflasi, kecuali pendidikan, rekreasi dan olah raga sebagai satu-satunya kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi sebesar 0,05%.

"Dari komposisi per kelompok pengeluaran, Suhariyanto menyatakan, inflasi tertinggi terjadi pada bahan makanan, kemudian yang kedua transportasi, komunikasi dan jasa keuangan," papar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020).

Dia melanjutkan, untuk kelompok bahan makanan, pada Desember 2019 mengalami inflasi sebesar 0,78%. Andilnya kepada inflasi Desember 2019 sebesar 0,16%. "Komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan inflasi terhadap bahan makanan itu yang pertama adalah telur ayam ras sebesar 0,08%, bawang merah 0,07%, ikan segar 0,02% dan beberapa sayuran seperti beras, bayam, kacang panjang, dan sebagainya masing-masing 0,01%," paparnya.

Adapun beberapa komoditas yang dominan memberikan andil kepada deflasi karena mengalami penurunan harga yakni cabai merah yang andilnya kepada deflasi 0,06%, cabai rawit 0,03% dan daging ayam ras 0,01%. Untuk kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,29% dan memberikan sumbangan kepada inflasi 0,05%.

"Komoditas yang dominan menyumbang inflasi dari kelompok ini adalah rokok kretek, rokok kretek filter dan rokok putih masing masing 0,01%. Meskipun kenaikan rokok baru terjadi awal Januari ini tapi kita bisa melihat beberapa bulan terakhir harga rokok masing masing sudah memberikan andil kepada inflasi 0,01%," jelasnya.

Untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar memberikan sumbangan kepada inflasi sebesar 0,09%. Sementara itu, untuk kelompok sandang serta pendidikan, rekreasi dan olah raga menyumbangkan deflasi 0,05%.

Untuk sektor transportasi juga mengalami inflasi sebesar 0,58% dan andilnya kepada inflasi Desember 2019 sebesar 0,1%. "Kelompok ini dominan karena banyak liburan, Natal dan Tahun Baru. Tarif angkutan udara andilnya kepada inflasi 0,07%, tarif kereta api andilnya 0,02%, dan tarif angkutan antar kota yang andilnya 0,01%," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Resmi Nih! September...
Resmi Nih! September Deflasi 0,05%
Berita Terkini
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
11 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
12 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
34 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved