Kadin Dukung Kemenlu Perkuat Kerjasama Diplomasi Ekonomi

Rabu, 08 Januari 2020 - 14:04 WIB
Kadin Dukung Kemenlu...
Kadin Dukung Kemenlu Perkuat Kerjasama Diplomasi Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memperpanjang dan memperbaharui nota kesepahaman (MoU) kerjasama membangun diplomasi ekonomi untuk meningkatkan perdagangan dan investasi Indonesia yang sebelumnya pernah ditandatangani pada 2011.

MoU ditandatangani Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) hari ini.

Rosan P. Roeslani mengatakan, saat ini urgensi kerjasama untuk mencapai tujuan diplomasi ekonomi di mancanegara sedemikian tinggi. Perkembangan ekonomi internasional semakin penuh tantangan, sehingga sangat penting mengamankan strategi untuk menjadikan Indonesia bagian dari 5 ekonomi terbesar dunia dalam 20 tahun.

“Kami akan mendorong peningkatan perdagangan dan investasi baik untuk di dalam negeri dan di luar negeri bagi kepentingan perekonomian Indonesia,” kata Rosan di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Rosan menjelaskan pihaknya akan mendukung aktivitas diplomasi ekonomi Indonesia di negara-negara akreditasi, serta menyusun database yang lebih kredibel dan terbaru dalam mendukung aktivitas tersebut.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani menambahkan, Kadin sebagai wadah para pelaku usaha nasional juga akan meningkatkan komunikasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Luar Negeri.

“Kami akan melakukan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan bersama secara terprogram dan sistematis, saling bertukar informasi mengenai potensi dan peluang usaha, serta kebijakan dan peraturan terkait diplomasi ekonomi, pengembangan kapasitas dan akses perusahaan-perusahaan kecil dan menengah (UKM) ke pasar internasional, juga meningkatan daya saing Indonesia di pasar internasional,” jelas Shinta.

Shinta mengatakan, pelaku usaha perlu melakukan kajian secara mendalam terhadap permasalahan umum dan sektoral, khususnya mengenai investasi dan perdagangan. Untuk itu, diperlukan adanya dorongan agar pelaku usaha Indonesia dapat lebih berorientasi pada ekspor.

Menurut dia, untuk mendorong perdagangan dan investasi, perlu dilakukan pula institutional reform pada institusi publik dan swasta yang bertanggung jawab atas promosi, perdagangan dan investasi melalui kajian-kajian dan penguatan riset pasar.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Siap Tingkatkan Peran...
BI Siap Tingkatkan Peran Indonesia untuk Diplomasi Ekonomi Internasional
Kemlu Sebut Diplomasi...
Kemlu Sebut Diplomasi Indonesia Diperhitungkan di Tingkat Global
Perlindungan WNI dan...
Perlindungan WNI dan Arsitektur Diplomasi Indonesia
Menlu Retno Marsudi:...
Menlu Retno Marsudi: Ini 11 Prioritas Diplomasi Indonesia di 2021
Diplomat Indonesia Pasarkan...
Diplomat Indonesia Pasarkan Magelang ke Luar Negeri
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved