Menteri Erick Bakal Bentuk Holding BUMN Rumah Sakit

Kamis, 09 Januari 2020 - 20:24 WIB
Menteri Erick Bakal...
Menteri Erick Bakal Bentuk Holding BUMN Rumah Sakit
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berencana mendorong sinergi antarperusahaan pelat merah. Salah satunya melalui pembentukan holding untuk BUMN sektor industri kesehatan.

Erick menerangkan holding ini dilakukan agar tidak banyak perusahaan-perusahaan BUMN yang memiliki anak usaha yang bergerak di bidang pelayanan rumah sakit.

"Ya bayangkan saja, buat apa Pertamina misalnya fokus bisnis rumah sakit. Padahal fokus utamanya Pertamina kan migas," ujar Erick di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Dia melanjutkan perusahaan BUMN yang membentuk anak usaha di luar dari inti bisnisnya, seperti rumah sakit, nantinya akan dikelola oleh satu perusahaan.

"Pemiliknya nanti para BUMN yang punya rumah sakit. Nah nanti ini bisa kita tingkatkan pelayanan dan keahliannya," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Babak Baru Pembentukan...
Babak Baru Pembentukan Holding RS BUMN, 7 Badan Usaha Teken Akta Jual Beli
Menteri BUMN Resmikan...
Menteri BUMN Resmikan Rumah Sakit Otak dan Jantung Pertamina
Punya 4.500 Tempat Tidur,...
Punya 4.500 Tempat Tidur, Pendapatan Grup RS BUMN Ditaksir Capai Rp4,5 Triliun
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Bali International Hospital Dibangun dengan Dana BUMN
Praktisi Hukum Bela...
Praktisi Hukum Bela Erick Thohir soal Pengangkatan Direksi BUMN
Blak-blakan Erick Thohir...
Blak-blakan Erick Thohir Soal Alasan Bikin Holding Rumah Sakit BUMN
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
23 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved