Trauma Kasus Century, Nasabah Tolak Pansus Jiwasraya

Senin, 13 Januari 2020 - 14:41 WIB
Trauma Kasus Century,...
Trauma Kasus Century, Nasabah Tolak Pansus Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Wacana DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendapat penolakan dari nasabahnya. Ada kekhawatiran pansus justru akan menyebabkan penyelesaian masalah gagal bayar Jiwasraya makin tak jelas.

Nasabah Jiwasraya Budi Setiyono mengaku, penolakannya terhadap pembentukan pansus didasarkan pada trauma kasus Bank Century. Pansus Century menurutnya hingga kini tidak menemui kejelasan dan malah menelantarkan kepentingan nasabah, lantaran banyak nasabah yang tidak dibayar.

"Yang ada pansus hanya membuat gaduh dan tidak menjamin pengembalian uang kami. Kami trauma dengan pansus Century yang akhirnya uang nasabah tidak kembali," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Mengenai penolakan terhadap pembentukkan Pansus Jiwasraya, Budi mengatakan, sudah seyogianya jajaran DPR dapat berkoordinasi dengan pemerintah dan Kejaksaan dalam mengawal upaya penyelamatan Jiwasraya. Ia tak ingin malah menjadikan kasus korupsi yang merugikan negara lebih dari Rp13,7 triliun ini sebagai komoditas politik.

"Saya harap kasus Jiwasraya tidak digoreng ke politik karena di beberapa kesempatan sudah jelas kok siapa yang korupsi di sini. TInggal ditindak saja! Jadi kami harap agar kasus Jiwasraya bisa ditangani secara efektif agar uang kami kembali," kata Budi.

Sebagai informasi, saat ini Kejaksaan Agung masih menyidik dugaan korupsi Jiwasraya yang terjadi pada periode 2013-2017. Untuk mengusut kasus ini, Kejaksaan Agung pun telah menggadeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mendalami 5.000 transaksi yang dilakukan manajemen sejak 2009-2018.

Dan untuk membongkar kasus ini, jajaran Kejaksaan Agung juga telah melakukan pencekalan mulai dari mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan Hary Prasetyo; mantan Direktur Pemasaran, De Yong Adrian; General Manager Keuangan dan Produksi Jiwasraya; Syahmirwan; mantan Kepala Divisi Investasi Jiwasraya, Agustin Widhiastuti; pegawai Jiwasraya, Mohammad Rommy.

Tak hanya itu, Kejaksaan Agung juga membidik sejumlah pelaku pasar modal yakni Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro yang ditengarai turut memiliki andil besar dalam kasus korupsi Jiwasraya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Jiwasraya Dapat...
Nasabah Jiwasraya Dapat Kabar Baik, Polis Dialihkan ke IFG Life
Nasabah Antusias, Ratusan...
Nasabah Antusias, Ratusan Ribu Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi
Dirut Jiwasraya Tangani...
Dirut Jiwasraya Tangani Langsung Polis Pegawai KPK Senilai Rp20 Miliar
Simak! Upaya Penyelamatan...
Simak! Upaya Penyelamatan Jiwasraya Sejak 2018 hingga Direstrukturisasi
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Program Restrukturisasi...
Program Restrukturisasi Dekati 100%, Jiwasraya Jemput Bola
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved