AS-China Berdamai, IHSG Reli Menembus 6.300

Selasa, 14 Januari 2020 - 09:41 WIB
AS-China Berdamai, IHSG...
AS-China Berdamai, IHSG Reli Menembus 6.300
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju pada perdagangan Selasa (14/1/2020), merespon kabar kesepakatan dagang fase pertama Amerika Serikat dan China. IHSG dibuka melanjutkan penguatan atau reli 12,32 poin atau 0,20% ke level 6.308,89.

Senin kemarin, IHSG ditutup meningkat 21,63 poin atau 0,34% ke level 6.296,57.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menguat, dengan industri dasar memimpin penguatan sebesar 0,61%. Sektor aneka industri naik 0,60%. Sektor keuangan untung 0,57% dan sektor manufaktur menguat 0,25%. Satu-satunya pelemahan terjadai pada sektor infrastruktur yang melemah 0,47%.

Dari 514 saham yang diperdagangkan, 182 saham naik, 172 stagnan, dan 159 tertekan. Nilai transaksi saham Rp1,73 triliun dari 3,05 miliar unit. Untuk transaksi bersih asing Rp193,38 miliar, dengan aksi beli asing Rp704,38 miliar dan aksi jual asing Rp511,00 miliar.

Menjelang kesepakatan dagang fase pertama AS dan China yang akan berlangsung Rabu besok, juga mengangkat pasar saham Asia. Delegasi China dikabarkan telah tiba di Washington untuk meneken perjanjian dagang bersejarah, setelah kedua negara ekonomi terbesar dunia itu terlibat konflik dagang.

Melansir dari CNBC, Selasa (14/1/2020), pasar saham China dibuka menguat, dengan Shanghai bertambah 0,21%, Shenzhen naik 0,19% dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,16%. Nikkei 225 Jepang menanjak 0,74% dan Topix bertambah 0,23%, setelah Senin kemarin ditutup libur nasional.

Kospi Korea Selatan untung 0,72%, berkat kenaikan saham Samsung Electronics sebesar 1%, SK Hynix menguat 1,99% dan LG Electronics melompat 3,3%. Pasar saham Australia, ASX 200 juga menguat 0,63% berkat kenaikan saham-saham pertambangan, dengan Fortescue Metals menguat 1,44%, BHP Group naik 1,09%, dan Rio Tinto meraih untung 1,24%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Kokoh Mengawali...
IHSG Kokoh Mengawali Pekan Ini, Ketegangan AS-China Bikin Bursa Asia Merangkak
China Kecam Kesepakatan...
China Kecam Kesepakatan Dagang AS–Taiwan Senilai Rp4.227 Triliun
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Data Neraca Dagang Terbaru...
Data Neraca Dagang Terbaru Bakal Dirilis, IHSG Bisa Bergerak Terbatas
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Akhir Sesi, Bursa China Memimpin Kilau Asia
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved