Peningkatan Produksi Blok Cepu Terhambat Izin Amdal

Rabu, 15 Januari 2020 - 14:02 WIB
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Blok Cepu Terhambat Izin Amdal
A A A
JAKARTA - Keinginan ExxonMobil Cepu Limited untuk mendongkrak produksi migas di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu sejak tahun lalu belum menuai hasil. Rencana peningkatan produksi blok migas tersebut masih terkendala persetujuan analisis dampak lingkungan (amdal) dari Pemerintah Daerah.

Padahal, sesuai regulasi, untuk meningkatkan produksi minyak dari 220.000 barel per hari, menjadi sekitar 235.000 barel per hari harus mengantongi izin amdal.

"Untuk meningkatkan 235.000 barel per hari masih dalam proses amdal. Persetujuan amdal harus melalui pemerintah daerah," ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto, di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurut dia sebelum mengantongi izin amdal dari pemerintah daerah produksi Blok Cepu dipertahankan di kisaran 220.000 barel per hari. Pihaknya meyakini produksi Blok Cepu mampu bertahan ditengah curah hujan yang tinggi. "Kalau musim hujan seperti ini banyak air bisa stabil termasuk produksi di Lapangan Kedung Keris," kata dia.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto sempat menyatakan bahwa produksi Lapangan Kedung Keris ditargetkan mencapai 10.000 barel per hari. Namun untuk tahap awal ini produksinya hanya sekitar 3.500 barel per hari.

Dengan berjalannya waktu akan naik sekitar 5.000 barel per hari sampai memenuhi target 10.000 barel per hari. Namun demikian untuk meningkatkan produksi migas perlu mengubah izin amdal yang saat ini masih proses di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. "Masih proses dan semoga lekas selesai," ungkap Dwi.

Sebagaimana diketahui Lapangan Kedung Keris ditemukan sejak 2011 lalu. Adapun Lapangan Kedung Keris diperkirakan memiliki cadangan minyak sebanyak 20 juta barel.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi Blok ADK Cepu,...
Korupsi Blok ADK Cepu, Vonis Direktur PT ABS Diperberat Jadi 15 Tahun
Diresmikan Presiden...
Diresmikan Presiden Prabowo, Pertamina Berkontribusi Tingkatkan Produksi Minyak Blok Cepu hingga 30 Ribu Barrel Per Hari
Dana Bagi Hasil Blok...
Dana Bagi Hasil Blok Cepu Disoal, UU Perimbangan Keuangan Digugat ke MK
Capai Produksi 500 Juta...
Capai Produksi 500 Juta Barel Minyak, WK Cepu Berikan 249 Triliun Penerimaan Negara
Sumbang 30% Produksi...
Sumbang 30% Produksi Nasional, Blok Cepu jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia
Pengapalan ke-700, Sinergi...
Pengapalan ke-700, Sinergi Anak Usaha Pertamina Angkut Produksi Minyak Mentah Blok Cepu
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
10 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
53 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved