Sanksi AS Beralih ke Sektor Maritim China, 3 Perusahaan Raksasa Masuk Daftar Hitam

Senin, 13 Januari 2025 - 21:02 WIB
loading...
Sanksi AS Beralih ke...
AS atau Amerika Serikat memasukkan perusahaan pelayaran terbesar China dan dua produsen kapal ke dalam daftar hitam. Dok
A A A
BEIJING - AS atau Amerika Serikat memasukkan perusahaan pelayaran terbesar China dan dua produsen kapal ke dalam daftar hitam atas dugaan berhubungan dengan People’s Liberation Army. Hal ini disebut menjadi sinyal bahwa Washington mengalihkan perhatiannya ke sektor maritim China.

Cosco Shipping Holdings Co. disebutkan masuk dalam daftar hitam seperti yang ditentukan oleh Pentagon, bersama dengan China State Shipbuilding Corp. dan China Shipbuilding Trading Co. Meski tidak ada hukuman khusus, daftar hitam dimaksudkan untuk mencegah perusahaan AS berurusan dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga: AS Tambah Daftar Hitam Perusahaan yang Terkait dengan China dan Rusia

Kebijakan ini juga menandakan peningkatan pengawasan terhadap transportasi laut dan pembuatan kapal saat Donald Trump bersiap untuk kembali ke Gedung Putih. China diketahui memiliki sektor pembuatan kapal terbesar di dunia, memproduksi lebih dari setengah kapal dagang secara global, sementara industri AS hampir runtuh.

Produsen kapal China menyumbang hampir 60% pesanan di seluruh dunia pada kuartal pertama tahun lalu, menurut pialang kapal BRS. Dominasi China membuat AS cemas ketika jalur pelayaran dan pelabuhan menjadi semakin penting sebagai arena persaingan geopolitik, saat Covid-19 dan efeknya mengekspos kerapuhan rantai pasokan global.

Kegelisahan AS terlihat saat Washington mengungkap kecemasannya atas industri pembuatan kapal China pada sidang Senat tahun lalu. AS hanya membangun satu kapal kontainer untuk setiap 359 kapal yang dibangun China, kata Raja Krishnamoorthi, seorang anggota kongres Demokrat untuk Illinois, pada saat itu.

Daftar hitam Pentagon terbaru juga termasuk Tencent Holdings Ltd. dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd., serta perusahaan minyak utama China Cnooc Ltd.Setelahnya saham Cosco turun sebanyak 4,4% di Hong Kong, sementara Cnooc menyusut sebanyak 1,6%. Kedua perusahaan belum menanggapi permintaan komentar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved