Neraca Dagang Defisit, Ekonom: Bukti Industri Manufaktur Tertekan

Rabu, 15 Januari 2020 - 15:45 WIB
Neraca Dagang Defisit,...
Neraca Dagang Defisit, Ekonom: Bukti Industri Manufaktur Tertekan
A A A
JAKARTA - Seperti dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2019 mengalami defisit USD3,20 miliar. Defisit ini lebih rendah dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD8,6 miliar.

Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai, defisitnya neraca perdagangan menunjukkan bahwa industri manufaktur nasional masih tertekan. "Ini mengindikasikan manufaktur sedang tertekan," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Kendati defisit menurun, Bhima menilai kinerja neraca perdagangan belum bisa dikatakan membaik. Pasalnya, kata dia, ekspor hanya tumbuh 1,28%. Perbaikan datang dari merosotnya impor sebesar 5,62%. Jika dirinci, impor yang turun adalah bahan baku (-11%), disusul impor barang modal (-2,16%). "Padahal dua jenis impor tersebut digunakan untuk proses produksi manufaktur," imbuhnya.

Sebagai indormasi, neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2019 lalu mengalami defisit sebesar USD30 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan neraca dagang bulan November 2019 yang mengalami defisit sebesar USD1,38 miliar.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom : Tren Defisit...
Ekonom : Tren Defisit Neraca Dagang Akan Berlanjut Hingga Lebaran
Apindo Sebut Pelonggaran...
Apindo Sebut Pelonggaran PPKM Tingkatkan Utilisasi Industri
Kadin Sebut Surplus...
Kadin Sebut Surplus Neraca Dagang karena Turunnya Produktivitas Manufaktur
Menperin: Industri Manufaktur...
Menperin: Industri Manufaktur tumbuh Positif 4,88 Persen
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Impor Naik di September...
Impor Naik di September 2020, Semoga Tanda Menggeliatnya Industri Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
52 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved