Neraca Dagang Defisit, IHSG Turun dari Level 6.300

Rabu, 15 Januari 2020 - 16:37 WIB
Neraca Dagang Defisit,...
Neraca Dagang Defisit, IHSG Turun dari Level 6.300
A A A
JAKARTA - Setelah menguat empat hari, sejak Kamis pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (15/1/2020) ditutup tekor 42,04 poin atau 0,66% menjadi 6.283,36, meninggalkan level 6.300.

Awal perdagangan, IHSG dibuka melanjutkan kenaikan tipis 0,76 poin atau 0,01% menjadi 6.326,17. Hari ini, indeks bergerak di level 6.255,50-6.348,53.

Delapan dari 10 indeks sektoral melemah, dengan empat sektor jatuh lebih dari 1%. Yaitu perkebunan rontok 2,94%, sektor pertambangan tergerus 1,78%, infrastruktur jatuh 1,70%, dan konstruksi melemah 1%.

Sedangkan dua sektor yang menguat adalah sektor industri dasar yang bertambah 1,02% dan aneka industri yang naik tipis 0,06%.

Dari 606 saham yang diperdagangkan, 317 tertekan, 149 stabil, dan 140 naik. Nilai transaksi saham Rp7,76 triliun dari 12,54 miliar unit saham. Transaksi bersih asing Rp79,25 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,86 triliun dan aksi jual asing Rp2,79 triliun.

Melemahnya IHSG seiring neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit. Sepanjang tahun 2019, neraca perdagangan kita mengalami defisit USD3,20 miliar.

Selain faktor internal dari masih negatifnya neraca perdagangan, IHSG mundur merespon pasar saham Asia. Bursa Benua Kuning melemah pada Rabu ini, karena investor mencerna kesepakatan dagang fase pertama Amerika Serikat dan China belum menyentuh hal substansi.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, mengatakan meski AS dan China akan melakukan kesepakatan dagang fase pertama, tapi tarif untuk barang-barang China masih akan tetap berlaku sambil menunggu pembicaraan lebih lanjut. Dan pembicaraan lebih lanjut ini alias fase kedua, belum dinegosiasikan.

Hal ini merontokkan pasar saham Asia. Melansir dari CNBC, Nikkei 225 Jepang turun 0,45% menjadi 23.916,58 sementara indeks Topix turun 0,54% ke level 1.731,06. Di Korea Selatan, indeks Kospi tergelincir 0,35% menjadi 2.230,98.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,52% pada jam terakhir perdagangannya. Saham Cina daratan juga lebih rendah, dengan indeks Shanghai turun 0,54% menjadi 3.090,04, dan Shenzhen turun 0,22% ke posisi 1.814,21.

Bursa saham Australia, ASX 200 melawan tren dengan naik 0,47% menjadi 6.994,80, berkat kenaikan sebagian besar sektor saham.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Januari-April 2020,...
Januari-April 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD95,88 Juta
Januari-Agustus 2020,...
Januari-Agustus 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD333,44 Juta
Januari-Juli 2020, Neraca...
Januari-Juli 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD191,10 Juta
Perdagangan 2021 Dibuka...
Perdagangan 2021 Dibuka dengan IHSG Kembali ke Level 6.000
IHSG Ditutup Tembus...
IHSG Ditutup Tembus Level 6.100 di Perdagangan Pertama Tahun 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved