Angka Kemiskinan Menurun, Ini Faktor Penyebabnya

Rabu, 15 Januari 2020 - 19:19 WIB
Angka Kemiskinan Menurun,...
Angka Kemiskinan Menurun, Ini Faktor Penyebabnya
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Indonesia sebesar 9,22% pada September 2019. Angka tersebut setara dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 24,79 juta orang.

Posisi itu mengalami penurunan 0,14% atau 360.000 orang dari posisi Maret 2019. Begitu pula dibandingkan dengan September 2018, mengalami penurunan 0,44% atau turun 880.000 orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan Indonesia berasal dari rata-rata upah buruh per hari yang mengalami kenaikan di September 2019. Begitu pula dengan nilai tukar petani yang meningkat mencapai 103,88 pada September 2019.

"Di sisi lain, angka inflasi nasional juga terjaga rendah. Selain itu juga didorong penurunan harga eceran beberapa komoditas pokok, utamanya pada beras, daging ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, dan ikan kembung," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Dia melanjutkan, rata-rata pengeluaran per kapita pada kelompok penduduk Desil 1 juga meningkat 4,01% pada periode Maret-September 2019. Faktor lainnya adalah adanya pelaksanaan program Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah.

"Pada kuartal III/2019, jumlah penerima BNPT yang terealisasi mencapai 509 kabupaten/kota. Jumlah ini meningkat 289 kabupaten/kota dibandingkan dengan kuartal I/2019," tambah pria yang akrab dipanggil Kecuk itu.

Dia juga menambahkan, peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan. Pada September 2019 komoditas makanan menyumbang sebesar 73,75% pada garis kemiskinan. "Jadi memang harus ekstra hati-hati pada komoditas yang berkaitan penduduk miskin untuk bisa stabil, tidak berfluktuasi," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Tembus 0,26...
Inflasi Tembus 0,26 Persen, Ekonom Sebut Pasokan Tertekan
Inflasi Tembus 0,56%...
Inflasi Tembus 0,56% di Januari, Kenaikan Harga Terjadi di 85 Kota
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Pengumuman: Sah, November...
Pengumuman: Sah, November Terjadi Inflasi 0,28%
Ini Kelompok Penyumbang...
Ini Kelompok Penyumbang Inflasi November 2020 Capai 0,28%
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved