Perbesar Penetrasi Daging Sapi Asal Brazil, Minerva Foods Gelar Launching Produk

Kamis, 16 Januari 2020 - 12:31 WIB
Perbesar Penetrasi Daging...
Perbesar Penetrasi Daging Sapi Asal Brazil, Minerva Foods Gelar Launching Produk
A A A
JAKARTA - Untuk semakin memperkenalkan aneka daging sapi impor asal Brazil di pasar Indonesia, Minerva Foods & JBS, sebuah distributor daging sapi asal Brazil secara resmi menggelar launching di One Bellpark Mall, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Peluncuran ini juga untuk memperkenalkan produk-produk mereka pada para konsumen di tanah air.

Export Director Minerva Foods untuk wilayah Asia, Michael Davis, mengatakan kehadiran daging impor asal Brazil di pasar Indonesia untuk membantu pemerintah setempat dalam pengadaan kebutuhan daging sapi dengan sertifikasi halal.

"Kami percaya diri dengan pengelolaan peternakan dan pemotongan daging sapi di Brazil, yang memenuhi syarat kesehatan berstandar internasional dan tentunya 100% halal. Aneka daging sapi asal negeri kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia," papar Michael Davis, Kamis (16/1/2020).

Masuknya aneka daging sapi impor asal Brazil ke pasar Indonesia juga mendapat respon positif dari Direktur Utama PT Hajar Aswad, Dimas Wibowo, selaku salah satu importir daging sapi di Indonesia.

"Dengan harga yang kompetitif dan relatif lebih murah, masuknya daging sapi asal Brazil menjadi alternatif tambahan bagi masyarakat Indonesia untuk memilih aneka daging sapi di pasaran yang selama ini didominasi oleh daging sapi asal Australia, Selandia Baru, India, Jepang serta Amerika Serikat," jelas Dimas.

Dengan harga daging sapi asal Brazil yang bisa lebih rendah sebesar 30% dari harga daging sapi pada umumnya di pasar Indonesia, Dimas Wibowo memprediksi di tahun 2020, Indonesia bisa jadi akan mengimpor daging sapi dari negeri samba tersebut sebesar 17.000 ton per bulannya.

Seperti diketahui sebelumnya, sebagai salah satu produsen daging sapi terbesar di dunia, saat ini Brazil memiliki lebih dari 220 juta ekor sapi khusus dari jenis pemakan rumput.

Brazil juga memiliki sistem jaminan kualitas daging sapi terbaik dan memiliki sistem penyembelihan halal yang sepenuhnya bersertifikat dan diakui secara internasional.

Sebagai pengekspor daging sapi terbesar didunia, Brazil tetap menjaga rasio kecukupan ketersediaan hewan ternak didalam negeri dengan hanya mengekspor sebesar 20% dari produksi nasionalnya.

Data dari Minerva Foods bahwa jumlah daging sapi yang dieskpor oleh Brazil mencapai lebih dari 278.000 ton daging sapi frozen (beku) yang merupakan 18% dari semua ekspor daging sapi Brazil.

Sebagai produsen daging sapi, Minerva Foods juga merupakan pengekspor sapi hidup terbesar di Brazil yang memiliki 11 unit pabrik peternakan. Adapun peternakan sapi di wilayah Amerika latin juga dimiliki oleh Minerva Foods yang tersebar di Argentina sebanyak 5 unit, 5 unit di Paraguay, 3 unit di Uruguay serta 1 unit di Colombia dengan total kapasitas pemotongan harian lebih dari 26.000 ekor per hari.

Kapasitas ini jelas menunjukan Minerva Foods memiliki ruang lingkup untuk secara signifikan meningkatkan pemasokan daging sapi ke Indonesia dan dengan mudah bisa memenuhi kuota yang diminta oleh pemerintah Indonesia.

Daging sapi yang diproduksi oleh Minerva Foods menurut Michael Davids diekspor ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia, dengan mengoperasionalkan sebanyak 14 kantor cabang di berbagai negara.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Catat! Mulai 28 Februari,...
Catat! Mulai 28 Februari, Pedagang Daging Bakal Mogok Jualan
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Perhatikan Produksi...
Perhatikan Produksi Dalam Negeri
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
2 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
2 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
4 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
13 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved