Rencana Peleburan Asabri dan BP Jamstotek Dinilai Bisa Ganggu Dana Pekerja

Senin, 20 Januari 2020 - 13:33 WIB
Rencana Peleburan Asabri...
Rencana Peleburan Asabri dan BP Jamstotek Dinilai Bisa Ganggu Dana Pekerja
A A A
JAKARTA - Rencana peleburan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Kesejahteraan (BPJamsostek) dinilai akan merugikan. Rencana peleburan itu tertuang dalam Pasal 65 ayat 1 UU BPJS. Lewat aturan ini, Asabri dan Taspen akan dilebur ke BP Jamsostek pada 2029.

Ketua Bidang Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, sistem kerja BUMN beda dengan sistem di BPJS sebagai badan hukum publik. Jikapun Asabri dan Taspen diserahkan ke BPJamsostek, maka pegelolaan dana bisa diawasi oleh sistem yang diatur oleh UU 24 dan program yang dilakukan sudah pasti sesuai UU yang mengaturnya.

"Tentunya dana pensiunan PNS dan swasta akan dibedakan posnya sehingga dana pekerja, tidak digunakan untuk membayar pensiunan PNS saat ini," ujar Timboel Siregar saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia menilai, jika pemerintah menyelesaikan masalah Asabri dengan mentransformasi ke BPJS Ketenagakerjaan, maka ini sangat merugikan buruh karena dana buruh diduga akan digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam Asabri. "Saya berharap pemerintah segera menyelesaikan masalah Asabri, tanpa mengganggu dana buruh di BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Sementara itu proses peleburan PT Asabri (Persero) dan PT Taspen (Persero) ke BP Jamsostek sepertinya akan terus berjalan. Sebelumnya Asabri juga tengah mendapat sorotan. Sebab, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengungkap adanya dugaan korupsi Rp 10 triliun lebih di perusahaan ini. Selain itu, hampir 90% dari portofolio saham Asabri di pasar modal berguguran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hakordia, BPJS Ketenagakerjaan...
Hakordia, BPJS Ketenagakerjaan Makassar Kampanye Antikorupsi
Ahli Waris Pekerja Keagamaan...
Ahli Waris Pekerja Keagamaan Geraja Toraja Terima Santunan BPJamsostek
BPJamsostek Gelar Monev...
BPJamsostek Gelar Monev Agen Perisai se-Makassar Raya
Junjung Integritas,...
Junjung Integritas, BPJamsostek Raih ISO 37001:2016 dan Pengakuan dari ISSA
Agar Proses Klaim JHT...
Agar Proses Klaim JHT Lancar, Peserta Wajib Lengkapi Dokumen dan Siap Dihubungi
Kabar Gembira, BPJAMSOSTEK...
Kabar Gembira, BPJAMSOSTEK Siap Berikan Layanan Manfaat Program JKP
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
31 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved