Sri Mulyani Ingin DJP Kawal UU Omnibus Law Perpajakan

Senin, 20 Januari 2020 - 18:38 WIB
Sri Mulyani Ingin DJP...
Sri Mulyani Ingin DJP Kawal UU Omnibus Law Perpajakan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) harus mengawal investasi dengan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Perpajakan. Hal ini dilakukan sebelumnya dua Omnibus Law yang sedang digagas pemerintah akan dibahas bersama dengan DPR.

“Jadi, saya ingin Dirjen dan timnya untuk seluruh pimpinan di sini harus tahu dan antisipasi UU Omnibus Law bahkan sebelum kita membahasnya dengan DPR. Rapim ini selain bagi-bagi target, Anda harus tahu tentang Omnibus Law. Sehingga suatu saat Anda kembali ke masing-masing kantor, Anda bisa menjelaskan kepada stakeholder Anda,” ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Dia pun melanjutkam dengan memiliki tujuan dan sasaran target penerimaan pajak, DJP juga memiliki tujuan organisasi lain yaitu membangun suatu organisasi atau institusi penerima pajak yang handal, kredibel, professional, jujur, dipercaya, dan menjadi tulang punggung Republik Indonesia.

“Tujuan-tujuan institusi DJP menghendaki kita semua memberikan perhatian yang sama tingginya antara target penerimaan pajak dengan bagaimana kita mengurus sumber daya manusianya (SDM), mengurus organisasinya, mengurus cara kita bekerja, proses bisnisnya dan mengurus bagaimana modal kita bekerja termasuk gedung, IT sistem, dan seluruh belanja-belanja modal dan barang,” paparnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani menginginkan, DJP memiliki kreativitas bagaimana cara mengelola kesadaran membayar pajak terutama kemudahan membayar pajak dan meningkatkan kemampuan DJP melayani lebih mudah dan lebih baik. Sebab, tugas dan fungsi DJP bukan tugas yang populer yaitu mengumpulkan pajak, dimana stakeholder cenderung untuk tidak membayar dan menghindari pajak.

“Jadi, karena tugas kita tidak populer, kita harus melaksanakannya dengan ekstra hati-hati, ekstra bertanggung jawab, ekstra kerja keras, ekstra smart, ekstra efektif. Jadi, tolong secara organisasi terus-menerus dilakukan perbaikan-perbaikan. Ini organisasi Anda semua," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Transparansi,...
Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Perkuat Sistem Perpajakan,...
Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting
Menyoal Korupsi Perpajakan
Menyoal Korupsi Perpajakan
Omnibus Law Diharap...
Omnibus Law Diharap Mampu Genjot Pendapatan Pajak Digital
Latah? Sektor Keuangan...
Latah? Sektor Keuangan juga Mau Bikin Omnibus Law
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
3 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved