UMKM Naik Kelas Harus Tumbuhkan Wirausaha Baru

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:27 WIB
UMKM Naik Kelas Harus...
UMKM Naik Kelas Harus Tumbuhkan Wirausaha Baru
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) mendorong usaha mikro kecil menengah (UMKM) naik kelas. Diharapkan UMKM yang naik kelas mampu menumbuhkan wirausaha baru.

"Kita harapkan output-nya ada pertumbuhan jumlah wirausaha di Indonesia. Sekarang ini baru di bawah 1%. Kalau negara maju prasyaratnya jumlah pengusaha itu minimum 2%," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Teten melanjutkan, UMKM naik kelas bukan berarti melahirkan konglomerasi baru melainkan berkonsep keadilan ekonomi. "Jadi kue ekonomi yang 0,01% sekarang dikuasai usaha besar, itu dibagi lebih merata ke pelaku usaha kecil dan menengah," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan agar gerakan UMKM naik kelas tidak hanya sekadar pemberian penghargaan pada UMKM. "Jangan hanya dari event ke event karena itu ngga cukup. Sama seperti pemberian award bagi UMKM. Saya lihat banyak produk yang bagus tapi hanya dilombakan saja. Setelah itu tidak dilanjutkan," tuturnya.

Teten menjelaskan, strategi untuk mencapai UMKM naik kelas dilakukan dengan cara membuka akses pasar seluas-luasnya di dalam negeri dan ekspor. Di dalam negeri, dilakukan dengan memprioritaskan produk UMKM untuk pengadaan barang dan jasa kementerian/lembaga (K/L). Sementara untuk mendorong ekspor dilakukan dengan meningkatkan mutu produk agar memenuhi standar global.

Terkait peningkatan standar mutu, Kemenkop dan UKM menegaskan harus ada kemitraan antara UMKM dan usaha besar untuk membangun mindset industri di kalangan UMKM. Adapun produk unggulan UMKM untuk ekspor antara lain produk makanan yang berbasis hasil laut, hortikultura, furniture.

"Untuk mempermudah ekspor, kami sedang membahas rencana membentuk kamar ekspor bersama dengan Bea Cukai untuk layanan UMKM. Hal ini dilakukan karena sebenarnya banyak produk UMKM yang bisa ekspor," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mompreneur Penopang...
Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Duh, Seluruh Sektor...
Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020
Koperasi Harus Jadi...
Koperasi Harus Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved