Potensi Ekspor Besar, Produksi Ikan Hias Ditarget 1,8 Miliar Ekor

Kamis, 23 Januari 2020 - 15:18 WIB
Potensi Ekspor Besar,...
Potensi Ekspor Besar, Produksi Ikan Hias Ditarget 1,8 Miliar Ekor
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memasang target produksi ikan hias di tahun 2020 sebanyak 1,8 miliar ekor. Sebagaimana diketahui ikan hias menjadi salah satu sumber devisa yang bisa diandalkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perdagangan ikan hias dalam kurun waktu tahun 2012 sampai semester 1 tahun 2019 terus mengalami peningkatan. Tahun 2012 nilai ekspor ikan hias mencapai USD21,01 juta, sementara tahun 2018 mencapai USD32,23 juta.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto mengatakan, bahwa capaian nilai ekspor ikan hias Indonesia berpeluang untuk terus digenjot. "Menurut saya saat ini share ekonomi ikan hias terhadap nilai ekspor produk perikanan mencapai 0,66%," ujar Slamet di Jakarta, Kamis(23/1/2020).

Slamet juga memastikan KKP akan mendorong strategi khususnya penguatan di hulu yakni dengan terus menggenjot produksi ikan hias bernilai ekonomis tinggi. Ada dua keunggulan, pertama potensi pengembangan dan varian komoditas bernilai ekonomis tinggi yang besar.

"Lebih dari 650 jenis ikan hias (tawar, dan laut) ada di perairan kita. Oleh karenanya, pemanfaatan untuk jenis ekonomis tinggi akan terus kita dorong apalagi saat ini upaya perekayasaan teknologi sudah berkembang dengan baik," ungkapnya.

Sambung dia menambahkan, saat ini KKP bersama dengan lintas sektoral terkait tengah menyempurnakan peta jalan (road map) percepatan industrialisasi ikan hias nasional. Roadmap ini menurut Slamet akan memetakan berbagai strategi konkrit yang meliputi percepatan produksi, pengaturan tata niaga, penguatan daya saing dan nilai tambah, investasi, serta perluasan dan penguatan pasar ekspor.

Slamet juga membeberkan, bahwa selama kurun waktu 2012 hingga 2018, produksi ikan hias nasional tumbuh rata-rata sebesar 5,05% per tahun. Tahun 2012 produksi mencapai 938,47 juta ekor dan naik pada tahun 2018 menjadi 1,19 miliar ekor.

"Kalau dilihat dari capaian tahun sebelumnya, saya kira target produksi tahun ini sangat realistis. Apalagi saat ini kita telah berhasil mengembangkan secara masal berbagai varian jenis semisal clownfish, banggai cardinal dan lainnya," ungkapnya.

Disamping itu ikan hias saat ini menjadi usaha yang sangat menjanjikan di kalangan masyarakat. "Jadi, pemerintah tinggal siapkan regulasi dan memfasilitasi akses apa yang dibutuhkan pelaku usaha, selanjutnya mereka akan berkembang dengan sendirinya," jelas Slamet.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Budidaya Ikan Hias Tingkatkan...
Budidaya Ikan Hias Tingkatkan Pendapatan Masyarakat di Tengah Pandemi
Budidaya Kian Efisien,...
Budidaya Kian Efisien, Struktur Ekonomi Pembudidaya Ikan Membaik
Edhy Prabowo: Sektor...
Edhy Prabowo: Sektor Budidaya Perikanan Belum Tergarap Optimal
Menteri Edhy Prabowo...
Menteri Edhy Prabowo Pastikan Pelaku Usaha Tunda Kenaikan Pakan Ikan
Trend Pemanfaatan Anjungan...
Trend Pemanfaatan Anjungan Migas Lepas Pantai, Salah Satunya untuk Perikanan Budidaya
KKP Kucurkan Stimulus...
KKP Kucurkan Stimulus Rp9,5 Miliar Dorong Budidaya Perikanan di Sulteng
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
1 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
2 jam yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
2 jam yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
3 jam yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
3 jam yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved