Edhy Prabowo: Sektor Budidaya Perikanan Belum Tergarap Optimal
Rabu, 17 Juni 2020 - 11:56 WIB
loading...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan, perikanan budidaya di Indonesia masih belum tergarap optimal, baik dari sisi pengelolaan maupun hasilnya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengutarakan keseriusannya membangun sektor perikanan budidaya nasional kepada tim UN Industrial Development Organisation (UNIDO), dalam pertemuan virtual. Konsep pembangunan yang diusung yakni menyeimbangkan aspek ekonomi dan keberlanjutan.
Edhy mengungkapkan, perikanan budidaya di Indonesia masih belum tergarap optimal, baik dari sisi pengelolaan maupun hasilnya. Khususnya lahan-lahan budidaya yang dikelola secara tradisional oleh masyarakat.
"Beberapa hari lalu saya baru melakukan kunjungan kerja di Pulau Sulawesi. Di sana, satu keluarga bisa memiliki 4 sampai 5 haktare tambak udang, namun hasilnya hanya 1 sampai 2 ton saja per tahun. Sedangkan tambak yang dikelola secara modern dengan sistem intensifikasi, per haktarenya bisa menghasilkan 5 sampai 6 ton," ujar Edhy dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2020).
(Baca Juga: Edhy Prabowo Resmikan Coral Stock Center di Manado )
Berkaca dari kondisi tersebut, Edhy menginginkan tambak-tambak di Indonesia dikelola secara modern dengan lahan yang tak begitu luas, namun hasil produksinya lebih banyak. Ia pun berharap UNIDO memberi dukungan kepada KKP dalam menerapkan konsep budidaya modern tersebut.
Edhy mengungkapkan, perikanan budidaya di Indonesia masih belum tergarap optimal, baik dari sisi pengelolaan maupun hasilnya. Khususnya lahan-lahan budidaya yang dikelola secara tradisional oleh masyarakat.
"Beberapa hari lalu saya baru melakukan kunjungan kerja di Pulau Sulawesi. Di sana, satu keluarga bisa memiliki 4 sampai 5 haktare tambak udang, namun hasilnya hanya 1 sampai 2 ton saja per tahun. Sedangkan tambak yang dikelola secara modern dengan sistem intensifikasi, per haktarenya bisa menghasilkan 5 sampai 6 ton," ujar Edhy dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2020).
(Baca Juga: Edhy Prabowo Resmikan Coral Stock Center di Manado )
Berkaca dari kondisi tersebut, Edhy menginginkan tambak-tambak di Indonesia dikelola secara modern dengan lahan yang tak begitu luas, namun hasil produksinya lebih banyak. Ia pun berharap UNIDO memberi dukungan kepada KKP dalam menerapkan konsep budidaya modern tersebut.
Lihat Juga :