Dukung Pembelian Alutsista, Sri Mulyani: Harus Dipelihara dengan Baik

Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:37 WIB
Dukung Pembelian Alutsista,...
Dukung Pembelian Alutsista, Sri Mulyani: Harus Dipelihara dengan Baik
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mendukung pembiayaan belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia di Kementerian Pertahanan, yang dipimpin Prabowo Subianto untuk memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah Indonesia.

Sri Mulyani membeberkan pembiayaan alutsista ini berasal dari tiga sumber, yaitu pajak, pinjaman dalam negeri, dan pinjaman luar negeri.

"Anggaran Kemenhan berasal dari rupiah murni yang diambil dari pajak, pinjaman dalam negeri dan pinjaman luar negeri. Banyak peralatan militer kita dibeli dari luar negeri. Pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) membutuhkan proses yang panjang," ujar Sri Mulyani seperti dikutip dari akun instagramnya di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Menurut Sri Mulyani, saat memiliki alutsista yang baik, hanya bila ketika dibutuhkan, siap dipakai dan bukan hanya sekadar pajangan saja. Maka alutsista ini harus senantiasa dijaga dan dipelihara keberadaannya.

"Kalau kita mampu memiliki strategi pembelian dan pemeliharaannya, kami bersama-sama Bappenas akan mendukung sepenuhnya bagaimana prosesnya supaya itu terpenuhi," katanya.

Sri Mulyani pun menegaskan agar pelaksanaan anggaran alutsitas ini dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. Sehingga kinerja dari anggaran Kementerian Pertahanan, baik untuk belanja prajurit, pegawai dan lain-lain maupun dari sisi belanja barang yaitu untuk pemeliharaan, operasional, dan untuk pembelian barang modal seperti alutsista, semuanya bisa dieksekusi sesuai dengan rencana dan dengan baik.

"Jadi ini adalah sesuatu yang harus dipikirkan oleh semuanya, antara kenginan untuk pengadaan, negara sumber asal barangnya, sumber pembiayaannya dan proses untuk pengadaannya. Inilah yang saya anggap masih ada kelemahan dari proses pengadaan," jelasnya.

Dia pun menambahkan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI perlu duduk bersama agar belanja alutsista dapat lebih efisien dan memberikan kepastian. Jangan sampai karena ada pergantian pejabat tinggi Kemenhan atau TNI, lalu peralatan yang sudah direncankan akan dibeli diganti lagi. Padahal anggarannya sudah disediakan dan prosesnya harus dimulai lagi dari awal.

"Kelemahan lainnya adalah ketidakmampuan didalam mengeksekusi belanja secara tepat waktu, tepat kualitas dan konsisten," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Bela Prabowo,...
Sri Mulyani Bela Prabowo, Tegaskan Belanja Alutsista Penting
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta Kembali Menjadi Menteri Keuangan oleh Prabowo Subianto
Belanja Alutsista, Sri...
Belanja Alutsista, Sri Mulyani Ungkap Pinjaman LN Kementerian Prabowo Tembus Rp384,87 Triliun
Pertemuan Menkeu dengan...
Pertemuan Menkeu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran
Tanggapan atas Pandangan...
Tanggapan atas Pandangan DPR terhadap RAPBN 2025
Berita Terkini
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
53 menit yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
11 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
11 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
12 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
12 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
12 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved