Ekspansi Dompet Digital China Direstui, BI Beri Batas Waktu

Senin, 27 Januari 2020 - 17:13 WIB
Ekspansi Dompet Digital...
Ekspansi Dompet Digital China Direstui, BI Beri Batas Waktu
A A A
JAKARTA - Ekspansi dua dompet digital asal China ke Indonesia yang menyasar wisatawan asal Negeri Tirai Bambu yang berkunjung ke Tanah Air telah mendapatkan restu dengan batas waktu. Seperti diketahui Bank Indonesia (BI) telah resmi mengizinkan WeChat Pay beroperasi di Indonesia per 1 Januari 2020, dan lainnya Alipay masih dalam proses perizinan.

WeChat Pay yang dimiliki oleh Tencent akan bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga, sebagai salah satu Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 4, yang akan mengelola dana dan transaksi dari aplikasi tersebut. Meski begitu Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, telah merestui Wechat Pay di Indonesia dengan batas waktu yang diberikan.

Adapun skema bisnis dan pembagian hasil keuntungan, BI pun menyerahkan sepenuhnya ke CIMB Niaga. "Jangka waktunya lima tahun. Kita enggak masuk kesitu kalau urusan bisnis ke pelaku," ujar Sugeng di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Lebih lanjut Ia menerangkan, saat ini aturan sedang disesuaikan sehingga nantinya akan membuat Indonesia mendapatkan devisa dari Wechat. "Kalau sebelumya kan langsung-langsung saja. Enggak ada yang menetes, jadi mereka harus settlement ke bank buku IV jadi pembayarannya masuk dalam rupiah," jelasnya.

Dia pun menegaskan Wechat pun bisa digunakan dengan Standar Nasional Quick Response Code alias QRIS. "Mereka sudah memenuhi standar Qris jadinya bisa," papar Sugeng.

Sebagai informasi pesaing WeChat Pay, yakni Alipay milik Alibaba Group, juga bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga untuk operasional di pasar tanah air. Namun, perizinannya masih diproses oleh bank sentral.

Dua dompet digital asal Tiongkok ini menargetkan transaksi dari wisatawan negara panda yang datang ke Indonesia. Kunjungan wisatawan China per Oktober 2019 berjumlah 1,77 juta, atau 13% dari total kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan begitu, transaksi yang dilakukan pun untuk kebutuhan leisure dan gaya hidup.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Goks, Nilai Transaksi...
Goks, Nilai Transaksi BI-FAST hingga September 2025 Tembus Rp25.000 Triliun
Beri Kemudahan, BI-FAST...
Beri Kemudahan, BI-FAST Dibekali Teknologi Low Value Real-Time Payments
Transfer Online Bisa...
Transfer Online Bisa Hanya dengan Nomor HP, BI-FAST Siap Dipakai Bank dan LKNB
Ada Fitur Proxy Address...
Ada Fitur Proxy Address di BI Fast Punya, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved