BNI Syariah Bidik Transaksi Kartu Pembiayan Rp1,2 Triliun

Selasa, 28 Januari 2020 - 09:59 WIB
BNI Syariah Bidik Transaksi...
BNI Syariah Bidik Transaksi Kartu Pembiayan Rp1,2 Triliun
A A A
JAKARTA - PT BNI Syariah menargetkan transaksi kartu pembiayaan sebesar Rp1,2 triliun dengan jumlah kartu BNI iB Hasanah Card di akhir tahun 2020 sebanyak 350.000 kartu.

Guna mendukung target itu, BNI Syariah berpartisipasi dalam acara Muslim Fashion Festival 2020 (Muffest) yang akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), 20-23 Februari.

Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari mengatakan peran BNI Syariah dalam acara ini adalah sebagai penyedia jasa pembayaran transaksi dengan menggunakan BNI iB Hasanah Card.

"BNI Syariah juga menyediakan promo diskon 10% menggunakan Kartu BNI iB Hasanah Card di Booth Irna Mutiara," ujar Rima di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Disamping target bisnis, dalam acara Muffest 2020 BNI Syariah juga berharap dapat mengedukasi masyarakat terkait kartu pembiayaan berbasis syariah melalui produk BNI iB Hasanah Card.

"Keikutsertaan BNI Syariah dalam Muffest 2020 ini juga merupakan bentuk dukungan BNI Syariah terhadap pertumbuhan ekosistem halal di Indonesia salah satunya terkait industri halal fashion," jelasnya.

Sementara itu, sampai September 2019, pembiayaan BNI Syariah ke industri halal diantaranya halal food, halal education, halal fashion, halal hospital, halal travel sebesar Rp2,54 triliun naik 6% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode sama 2018 sebesar Rp2,4 triliun.

Pembiayaan BNI Syariah ke industri halal diantaranya halal food, halal education, halal fashion, halal hospital, halal travel menyumbang 8% dari total pembiayaan BNI Syariah.

Sedangkan untuk pembiayaan ke industri halal fashion tercatat sebesar Rp38,2 miliar atau 2% dari total pembiayaan BNI Syariah ke industri halal diantaranya halal food, halal education, halal fashion, halal hospital, halal travel.

Selain itu keikutsertaan BNI Syariah di Muffest 2020 sebagai komitmen BNI Syariah dalam mengusung tema di tahun ini yaitu “Embracing New Opportunities” dimana BNI Syariah siap meraih peluang-peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan menjadi partner yang lebih baik salah satunya pada fenomena hijrah yang beberapa tahun belakangan bahkan menjadi gaya hidup.

BNI Syariah juga mendukung sustanainle fashion karena konsep ini mengutamakan bahan baku saja tapi juga memperhatikan keberlangsungan kesejahteraan pekerja, kepedulian lingkungan, memanfaatkan limbah dengan lebih eco friendly.

Sustainable fashion bisa memberikan keuntungan simbiosis mutualisme antara desainer, pekerja, perajin, konsumen, hingga industri mode secara keseluruhan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Transaksi Volume BNI...
Transaksi Volume BNI iB Hasanah Card Capai Rp895,2 Miliar
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Transaksi QRIS Tumbuh...
Transaksi QRIS Tumbuh Semakin Kuat, Peran Perbankan Diapresiasi
Nasabah Prioritas BNI...
Nasabah Prioritas BNI Syariah tumbuh 16% Hingga Oktober
Perbankan Syariah Dukung...
Perbankan Syariah Dukung Industri Halal Berkembang di Dunia
Saatnya Menjadi Tuan...
Saatnya Menjadi Tuan Rumah Industri Halal
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
12 menit yang lalu
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
1 jam yang lalu
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
1 jam yang lalu
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
1 jam yang lalu
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
2 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved