Tergerus Teknologi, Serapan Tenaga Kerja dari Investasi Hanya 1,03 Juta

Rabu, 29 Januari 2020 - 17:01 WIB
Tergerus Teknologi,...
Tergerus Teknologi, Serapan Tenaga Kerja dari Investasi Hanya 1,03 Juta
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat dengan investasi sebesar Rp809,6 triliun, total penyerapan tenaga kerja Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai 1,03 juta orang. Serapan tenaga kerja ini terdiri dari proyek PMDN sebanyak 520.171 orang dan dari proyek PMA sebanyak 513.664 orang.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, serapan tenaga kerja sepanjang tahun 2019 ini lebih tinggi dari tahun 2018 yang sebanyak 960.052 orang. Meski begitu, realisasi penyerapan tenaga kerja di tahun 2019 menurun dibandingkan realisasi penyerapan tenaga kerja di tahun 2017 yang mencapai 1,17 juta orang.

"Dibanding 2018 terjadi peningkatan. Ini angka yang cukup luar biasa yang harus disyukuri bersama," ujarnya di Kantor BKPM, Rabu (29/1/2020).

Bahlil mengakui, dengan realisasi investasi sebesar Rp809,6 triliun seharusnya mampu menyerap banyak tenaga kerja lebih dari 1 juta orang. Namun karena kemajuan perkembangan teknologi yang saat ini banyak digunakan perusahaan membuat serapan tenaga kerja menjadi rendah.

"Itulah kemajuan teknologi dan tidak bisa kita hindari bahwa tenaga kerja manusia sekarang sudah banyak digantikan teknologi. Semakin hari negara di dunia semakin berubah," jelasnya.

Bahlil menuturkan, pada tahun 2013, 1% pertumbuhan ekonomi mampu menyerap tenaga kerja kurang lebih 270.000 orang. Namun saat ini 1% pertumbuhan ekonomi hanya mampu menyerap tenaga kerja tidak lebih dari 110.000 orang bahkan kurang dari itu.

"Investasi kita tidak semua di sektor manufaktur, tidak semuanya di sektor padat karya, dan sebagian kontribusi tenaga kerja di awal digantikan teknologi," tuturnya.

Ke depan, BKPM bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan berusaha menggiring investasi ke sektor-sektor berkualitas dan mampu menciptakan lapangan kerja yang banyak.

"Menciptakan lapangan kerja adalah salah satu tujuan utama bagi investasi. Negara juga punya kewajiban untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM)," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serapan Tenaga Kerja...
Serapan Tenaga Kerja Masih Jauh dari Target, Bahlil: Enggak Gampang Bos!
Investasi Terdongkrak...
Investasi Terdongkrak Serap 295.387 Tenaga Kerja, Bahlil: Kita Push Betul
Penyerapan Lapangan...
Penyerapan Lapangan Kerja Baru Turun di Tengah Pandemi Corona
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Bahlil: Kalau Sayang...
Bahlil: Kalau Sayang Negara atau Daerah, Sampaikan Data yang Benar
BKPM: Realisasi Investasi...
BKPM: Realisasi Investasi Kuartal I Capai Rp201,7 Triliun
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
12 menit yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
26 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
46 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
58 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
1 jam yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved