Menkop Teten Dorong Pembentukan Koperasi di Destinasi Wisata

Jum'at, 31 Januari 2020 - 15:45 WIB
Menkop Teten Dorong...
Menkop Teten Dorong Pembentukan Koperasi di Destinasi Wisata
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong pengembangan destinasi wisata di Indonesia jangan hanya dinikmati investor dari luar wilayah tersebut saja. Dia mengharapkan koperasi ikut andil memajukan destinasi wisata.

"Saya mendorong koperasi agar berperan aktif agar pengembangan sebuah destinasi wisata, khususnya di Labuan Bajo, NTT, juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana," ujar Teten saat menerima pengurus Koperasi Pariwisata Republik Indonesia (Koparri), di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Teten pun lantas meminta Koparri mengidentifikasi lima produk unggulan di Labuan Bajo untuk dijadikan komoditas unggulan guna mendukung sektor pariwisata.

"Program kami fokus dalam pengembangan destinasi wisata, khususnya di sektor homestay, wisata alam, kuliner, suplai kebutuhan hotel dan restoran, hingga souvenir," bebernya.

Teten berharap Koparri mampu mengkonsolidasikan program-program tersebut di tingkat masyarakat sekitar destinasi wisata. "Kita akan arahkan program pelatihan di destinasi wisata unggulan. Misalnya, untuk meningkatkan kualitas souvenir, apakah perlu kita datangkan desainer untuk melatih para perajin disana? Intinya, harus kita bangun kualitas pusat oleh-oleh, hingga kualitas Tour Guide-nya kita tingkatkan," jelas Teten.

Bagi Teten, pengembangan sektor pariwisata merupakan program jangka panjang. Sehingga, yang diperlukan adalah vokasi untuk jangka panjang pula. "Ujung-ujungnya, akan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat disana," kata Teten.

Hanya saja, Teten meminta agar langkah pengembangan destinasi wisata dimana pun, harus berbasis koperasi, bukan perorangan. "Saya akan dorong masyarakat disana untuk tergabung dan membentuk sebuah badan hukum bernama koperasi. Wisata alam sudah banyak dikelola koperasi. Tujuannya, agar kemitraan dengan hotel, restoran, atau pihak lain, bukan lagi dengan perorangan melainkan dengan badan hukum. Sehingga, kepentingan masyarakat akan lebih terlindungi," tandas Menkop.

Sementara Ketua Koparri Yosef Tor Tulis menjelaskan, koperasi primer nasional yang dipimpinnya sudah memiliki cabang di Lampung dan Labuan Bajo. "Disana, kami akan membina para petani sayur dan buah-buahan untuk mampu mensuplai kebutuhan restoran dan hotel. Begitu juga dengan kerajinan khas daerah disana. Kami akan fokus kesana", papar Yosef.

Menurut Yosef, pihaknya akan menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat di sekitar destinasi wisata di Indonesia. "Kita yang akan membina komunitas-komunitas yang ada disana. Sehingga, bila ada program pelatihan dari pemerintah, akan lebih tepat sasaran," kata Yosef.

Di Labuan Bajo, lanjut Yosef, ada sekitar 18 komunitas wisata, yang terdiri dari komunitas tenun, kuliner, restoran, petani sayur dan buah-buahan, yang akan dikonsolidasikan oleh Koparri.

"Berdasarkan data, anggota mereka mereka itu akan kita ajukan untuk mendapat program pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan produktifitasnya," kata Yosef.

Semua program Koppari akan diarahkan pada kemampuan pemenuhan kebutuhan Labuan Bajo. Selama ini, kebutuhan Labuan Bajo dipasok dari luar daerah, seperti dari Bima, Bali, dan Makassar.

"Masyarakat Labuan Bajo hanya menjadi penonton. Itu yang akan kita ubah. Kita akan latih petani agar hasilnya bisa sesuai dengan standar hotel dan restoran," tegas Yosef.

Dengan begitu, Yosef berharap, masyarakat Labuan Bajo tidak lagi tertinggal. "Selain itu, para anggota komunitas tersebut akan kita tarik menjadi anggota dari Koparri," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini 7 Sektor Prioritas...
Ini 7 Sektor Prioritas Pengembangan Koperasi dan UMKM Tahun 2020
Teten Dukung Kopisetara...
Teten Dukung Kopisetara Kembangkan Destinasi Wisata di Indonesia
Mengenal 5 Destinasi...
Mengenal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia!
Sinergi Mendorong Perkembangan...
Sinergi Mendorong Perkembangan Pariwisata di Labuan Bajo
Menginap Hemat di Destinasi...
Menginap Hemat di Destinasi Pariwisata Super Prioritas
Pengembangan SDM Pariwisata
Pengembangan SDM Pariwisata
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
25 menit yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
27 menit yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
1 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
11 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved