Ekonomi Global Disebut Masih Jauh dari Resesi

Sabtu, 01 Februari 2020 - 00:14 WIB
Ekonomi Global Disebut...
Ekonomi Global Disebut Masih Jauh dari Resesi
A A A
JAKARTA - Kondisi ekonomi global diperkirakan masih jauh dari resesi, meski pertumbuhannya bakal melambat. Hal ini menurut Komisaris Independen BCA Raden Pardede, apabila melihat kondisi dua negara penyumbang ekonomi terbesar di dunia yaitu China dan Amerika Serikat (AS) yang sejauh ini belum memperlihatkan resesi.

Bahkan Ia menyakini dua raksasa ekonomi yang baru saja meneken kesepakatan perdagangan, tidak akan memperlihatkan resesi dalam satu hingga dua tahun ke depan. AS sendiri tercatat sebagai negara besar menyumbang sekitar 24-25% terhadap ekonomi dunia. Sedangkan China menyumbang sekitar 15-16% terhadap ekonomi dunia.

"Seluruh data-data makro, mikro, maupun pasar tidak memperlihatkan resesi dalam waktu dekat ini. Dari IMF maupun World Bank juga tidak melihat resesi pada tahun-tahun ke depan ini," ujar Raden Pardede di Jakarta, Jumat (31/1).

Lebih lanjut Ia menerangkan, beberapa negara lain termasuk India dan China memang mengalami penurunan pertumbuhan. Dimana India mengalami penurunan pertumbuhan dari sekitar 8% menjadi 4,5%.

Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif di angka 5%, tidak turun secara signifikan. "Indonesia itu lebih jauh lagi dari resesi. Relatif di 5%, tidak turun secara signifikan. Turunnya sangat perlahan sekali hanga nol koma nol sekian," jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Director of Chief Economist & Head of Research PT Samuel Aset Manajement Lana Soelistianingsih yang mengatakan, ekonomi AS tidak mengalami resesi namun melambat. Sinyal resesi tidak terlihat dari perbedaan obligasi pemerintah AS 10 tahun dan 2 tahun yang saat ini positif.

"Resesi di dunia, khususnya di AS sangat rendah. Tanda-tanda ekonomi AS tidak menunjukkan resesi. The Fed pun bisa menahan tidak menurunkan suku bunga," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Ekonom Sebut Dunia Sudah...
Ekonom Sebut Dunia Sudah Masuki Resesi Teknikal
Indonesia Dipastikan...
Indonesia Dipastikan Masuk ke Dalam Jurang Resesi Ekonomi
Siap-siap! Amerika Serikat...
Siap-siap! Amerika Serikat Bakal Memasuki Resesi 6 Bulan Lagi
Daftar Negara Resesi...
Daftar Negara Resesi Akibat Corona, dari Amerika Hingga Spanyol
Persiapan Masyarakat...
Persiapan Masyarakat saat Menghadapi Resesi Ekonomi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved