Kenaikan Harga Cabai Penyebab Utama Inflasi Januari 2020

Senin, 03 Februari 2020 - 14:12 WIB
Kenaikan Harga Cabai...
Kenaikan Harga Cabai Penyebab Utama Inflasi Januari 2020
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data inflasi bulan Januari 2020 sebesar 0,39%. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan periode Januari 2019 yang mencapai 0,32%.

Kepala BPS, Suhariyanto, menerangkan inflasi 0,39% utamanya disumbang dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Terdiri dari komoditas cabai merah, cabai rawit, ikan segar, serta rokok dan tembakau.

"Sedangkan komoditas yang menjadi penyumbang deflasi yakni tarif angkutan udara, bensin, dan daging ayam ras," ujar Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Kecuk panggilan akrabnya merinci, kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat terjadi inflasi sebesar 1,62% dengan andil sebesar 0,41% pada inflasi nasional.

"Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit ini menyumbang inflasi. Cabai merah andilnya ke inflasi 0,13%, cabai rawit andilnya 0,05%, ini yang paling tinggi sebabkan inflasi Januari," terangnya.

Selanjutnya adalah ikan segar 0,04%, minyak goreng 0,04%, beras 0,03%, serta rokok kretek filter, rokok putih, rokok kretek, yang masing-masing sebesar 0,02%. Sedangkan daging ayam ras sebesar mengalami deflasi 0,03% dan telur ayam ras deflasi 0,01%.

Lalu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga tercatat terjadi inflasi 0,13% dengan andil 0,01%. Komoditas pakaian 0,11% dan alas kaki 0,15%.

Kelompok pakaian dan alas kaki tercatat inflasi 0,12% dengan andil sebesar 0,01% dan andilnya 0,03%. Sewa dan kontrak rumah tercatat inflasi sebesar 0,10%, pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal atau perumahan 0,40%, serta listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,08%.

Kelompok kesehatan tercatat inflasi sebesar 0,42% dengan andil 0,01%. Terdiri dari jasa kesehatan lainnya 0,93%, obat-obatan dan produk kesehatan 0,25%, serta jasa rawat inap 0,25%.

Komponen transportasi menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi, sebesar 0,89% dan andilnya terhadap deflasi mencapai 0,11%. "Deflasi pada transportasi itu karena adanya penurunan harga tiket pesawat, dengan andil 0,07%. Ada juga dari penurunan BBM, dengan andil deflasi 0,06%," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Harga Cabai Meroket,...
Harga Cabai Meroket, Inflasi Juli 2022 Capai 0,64%
Tertinggi dalam 7 Tahun,...
Tertinggi dalam 7 Tahun, Inflasi Tahunan Juli 2022 Tembus 4,94%
Inflasi Juni 2022 Capai...
Inflasi Juni 2022 Capai 0,61%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Inflasi Tahunan Juni...
Inflasi Tahunan Juni 2022 Capai 4,35%, Tertinggi Sejak 5 Tahun Silam
Cabai Makin Pedas Bikin...
Cabai Makin Pedas Bikin Inflasi di Bulan Oktober 2020
Berita Terkini
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
15 menit yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
48 menit yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
1 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
1 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved