Gandeng Bukalapak, KKP Pasarkan Produk Perikanan Secara Online

Selasa, 04 Februari 2020 - 01:14 WIB
Gandeng Bukalapak, KKP...
Gandeng Bukalapak, KKP Pasarkan Produk Perikanan Secara Online
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan bekerja sama dengan perusahaan e-commerce, Bukalapak untuk pemasaran produk-produk perikanan secara daring (online). Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerima kunjungan Co-Founder Bukalapak, Fajri Rasyid, beserta rombongan di Kantor KKP, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Edhy menjelaskan produk yang dihasilkan nelayan maupun pelaku usaha perikanan dan kelautan di Indonesia sangat beragam mulai dari makanan hingga peralatan perikanan berteknologi. "Ada kuaci ikan, sambal, bahkan sirup mangrove. Sirup ini berdasarkan uji lab, ternyata baik untuk tubuh karena dapat mencegah penuaan," ujar Edhy di kantor KKP, Senin (3/2).

Ia menambahkan bahwa ada juga kerajinan dari kulit kerang, mesin pembuat pakan ikan, dan kincir tambak udang. "Saya berharap kerja sama antara kementeriannya dengan Bukalapak segera terealisasi," ungkap Edhy.

Diyakini olehnya penjualan online dapat mengurangi panjangnya rantai distribusi sehingga pendapatan nelayan dan pelaku usaha semakin tinggi. Untuk produk makanan, lanjut Edhy, rata-rata sudah memiliki sertifikat dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). "Namun saya tetap memberi keleluasaan kepada Bukalapak dalam menerapkan standar perusahaan terhadap produk perikanan yang nantinya akan dipasarkan," terangnya.

Sementara itu, Co-Founder Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap e-commerce saat ini semakin tinggi. Ini dibuktikan dengan besarnya transaksi dan produk yang dicari semakin beragam.

Bila sebelumnya barang elektronik dan fashion yang menjadi primadona, kini produk makanan juga ramai dicari konsumen. "Untuk makanan, salah satunya yang ramai peminat adalah produk perikanan, misalnya empek-empek," ujar Fajrin.

Dalam kerja sama antara KKP dan Bukalapak, pihaknya akan berperan sebagai fasilitator sekaligus memberikan arahan ke nelayan dan pelaku usaha binaan KKP, agar produk yang dihasilkan bisa dijual secara online dan menarik perhatian konsumen. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada MoU-nya. Saya optimistis (penjualan produk perikanan) akan semakin besar, dan mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh stakeholder yang terkait dengan KKP," pungkas Fajri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Sambut Lebaran, KKP...
Sambut Lebaran, KKP Salurkan Sedekah Ikan
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Terkuat di...
10 Negara Terkuat di Dunia 2025 secara Militer Versi GFP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved