Faktor Cuaca Sebabkan Produksi Beras Turun di 2019

Selasa, 04 Februari 2020 - 19:40 WIB
Faktor Cuaca Sebabkan...
Faktor Cuaca Sebabkan Produksi Beras Turun di 2019
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi beras pada 2019 mencapai 31,31 juta ton atau turun dari tahun 2018 yang mencapai 33,94 juta ton. Selain itu, luasan panen sawah pun berkurang 6,15% dari 2018 menjadi 11,38 juta hektar (ha) pada 2019. Adapun penurunan tersebut disebabkan kemarau dan banjir.

“Pada 2019 terjadi penurunan luas panen sebesar 6,15% karena cuaca ekstrem. Baik karena banjir awal tahun dan kemarau panjang di tengah tahun. Tentunya ini menjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Kepala BPS Suharyanto di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Penurunan luasan panen tersebut, imbuhnya, juga menyebabkan produksi gabah kering giling pada 2019 mengalami penurunan. Tercatat penurunan gabah kering giling turun dari 59,2 juta ton di 2018, menjadi 54,6 juta ton saja di 2019.

Kendati puncak panen pada 2019 terjadi sebanyak dua kali yaitu Maret dan Desember namun produksi beras tidak dapat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengalami puncak panen pada Maret.

“Satu hal yang membedakan di 2018, puncak panennya hanya berada pada Maret, sementara di 2019 lebih tersebar di bulan 12 dan juga Maret," ujarnya.

Adapun kondisi tersebut, kata dia, membuat harga beras sepanjang 2019 sedikit mengalami fluktuasi. Meski begitu pengaruh terhadap inflasi relatif kecil.

“Pergerakan terakhir harga gabah kering panen mengalami peningkatan 1,13%, tapi harga beras sangat terkendali naik 0,85%. Itu yang menyebabkan andil beras terhadap inflasi 2019 sangat kecil,” kata dia.

Meski mengalami penurunan, lanjut dia, jumlah produksi beras pada 2019 tetap mengalami surplus sebanyak 1,53 juta ton dari kebutuhan konsumsi tahunan yang sebesar 29,6 juta ton. Kendati begitu, surplus tersebut masih lebih rendah dari kelebihan beras di 2018 yang mencapai 4,37 juta ton dari konsumsi tahunan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS: Beras Jadi Pemicu...
BPS: Beras Jadi Pemicu Inflasi April 2023 Meski Panen Raya
BPS: Maret 2022 Produksi...
BPS: Maret 2022 Produksi Padi Melimpah, Harga Gabah dan Beras Turun
2022, Produksi Beras...
2022, Produksi Beras Indonesia Naik Jadi 32,07 Juta Ton
Awas Gagal Panen, Cuaca...
Awas Gagal Panen, Cuaca Ekstrem Mengancam di Akhir Tahun 2025
BPS: Indonesia Tak Lagi...
BPS: Indonesia Tak Lagi Impor Beras Medium di 2025
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
12 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved