Virus Corona Merebak, Bank Mandiri Pede Prospek Investasi Indonesia

Rabu, 05 Februari 2020 - 22:41 WIB
Virus Corona Merebak,...
Virus Corona Merebak, Bank Mandiri Pede Prospek Investasi Indonesia
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menyatakan, berkenaan dengan wabah terbaru dari virus corona di China yang kemungkinan berdampak pada ekonomi berkembang, pihaknya tetap percaya diri pada Indonesia prospek investasi. Dia juga meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat dalam menghadapi ekonomi global pelan-pelan.

"Hal tersebut karena pemerintah Indonesia telah mengambil yang diperlukan langkah-langkah untuk mengelola dampak seperti itu," kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar dalam acara Mandiri Investment Forum 2020 di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Pertumbuhan Indonesia dipertahankan pada 5% dalam empat tahun terakhir, dan inflasi konsisten dikelola dalam kisaran target Bank Indonesia. Sedangkan nilai tukar untuk Rupiah Indonesia cenderung terus menguat, terima kasih peningkatan Neraca Pembayaran Indonesia, dan keberhasilannya dalam mempersempit defisit transaksi berjalan.

"Industri perbankan Indonesia juga tetap stabil, ditandai dengan permodalan yang kuat. Dimana Rasio Kecukupan pada 23,7% pada November 2019 dan bruto non-relatif stabi kredit macet (NPL) sebesar 2,77%," kata Royke.

Royke membeberkan, empat bank terbesar di Indonesia, yaitu Bank Mandiri, BRI, BCA dan BNI membukukan pertumbuhan laba bersih rata-rata 9% pada kuartal ketiga 2019, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal kedua sebesar 3,9%.

"Peningkatan profitabilitas industri perbankan didukung oleh sehat ekspansi bisnis, pendapatan operasional yang stabil dan kualitas aset, serta peningkatan efisiensi operasional," paparnya.

Selain itu, likuiditas sistem keuangan baru-baru ini membaik, ditunjukkan oleh penurunan tajam dalam tingkat pasar uang antar bank, berkat melanjutkan kebijakan moneter akomodatif. "Seperti yang kita semua sepakati, likuiditas sangat penting untuk memastikan berfungsi dengan baik sistem perbankan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fitur Investasi Kini...
Fitur Investasi Kini Hadir di Livin’ by Mandiri
Dukung Energi Terbarukan,...
Dukung Energi Terbarukan, Mandiri Investasi Resmikan PLTMH Koro Kabalo 2,2 MW
BUMN Siapkan Aset Bank...
BUMN Siapkan Aset Bank Mandiri untuk Kantor Danantara
Kerjasama Bank Bullion...
Kerjasama Bank Bullion Reksa Dana Bursa Emas Syariah
Digempur Bank Digital,...
Digempur Bank Digital, Saham Bank Mandiri Masih Prospek
Lewat MIF 2022, Bank...
Lewat MIF 2022, Bank Mandiri Dukung Pemerintah Genjot Investasi
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
3 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved