Kementerian Keuangan Kenang JB Sumarlin Sebagai Begawan Ekonomi

Kamis, 06 Februari 2020 - 18:19 WIB
Kementerian Keuangan...
Kementerian Keuangan Kenang JB Sumarlin Sebagai Begawan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawato, beserta jajaran Kementerian Keuangan menyatakan berduka cita atas meninggalnya Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan V, Johannes Baptista Sumarlin (87 tahun), pada Kamis (6/2/2020) pukul 14.15 WIB di Rumah Sakit Carolus, Jakarta.

"Kami belajar banyak pada komitmen dan loyalitas beliau kepada Indonesia. Beliau tidak segan-segan terjun langsung membela tanah air sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia. Beliau pun mengalami langsung bergerilya sebagai anggota Palang Merah Indonesia di masa revolusi fisik," ujar Kepala Biro Komunikasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya, selama ini JB Sumarlin mengabdi sebagai bendahara negara serta melakukan sejumlah terobosan untuk mengatasi tantangan dan permasalahan ekonomi Indonesia.

"Gebrakan Sumarlin I berupa pengetatan moneter berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7%, bahkan melebihi target di tahun 1988 sebesar 5%. Sementara itu, Gebrakan Sumarlin II di tahun 1992 mampu menurunkan laju inflasi menjadi 4,9%," jelasnya.

Sebagai informasi, atas torehan prestasinya, JB Sumarlin meraih penghargaan Menteri Keuangan terbaik tahun 1989 oleh Euromoney dan tahun 1990 oleh Majalah Asia.

JB Sumarlin juga pemegang anugerah Bintang Mahaputra Adiprana III dari Presiden Soeharto di tahun 1973, serta Bintang Grootkruis in de Orde van Leopold II dari pemerintah Belgia tahun 1975.

Sampai di pengujung usianya, JB Sumarlin masih aktif menyumbangkan pemikiran terhadap ekonomi Indonesia. Beliau meyakini bahwa nilai-nilai dan kearifan Indonesia perlu diterapkan secara langsung pada sistem ekonomi kita, serta bahwa sektor-sektor strategis perlu dikuasai negara untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemamkmuran rakyat.

Beliau adalah begawan ekonomi dan pejuang bangsa yang telah memberi terang pada masa-masa sulit Indonesia. Jasanya akan selalu dikenang, dan baktinya akan menjadi inspirasi seluruh bangsa. Sebagai penjaga keuangan negara, kami akan meneruskan fondasi yang telah dibangun beliau bersama para pendahulu, untuk membangun pilar-pilar pelayanan kepada rakyat.

"Dengan rasa duka yang mendalam, keluarga besar Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya JB Sumarlin," katanya.

Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka MRCC Siloam, Semanggi dan menurut rencana, akan dimakamkan di San Diego Hills pada Senin, 10 Februari 2020.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
32 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved