Kementerian Keuangan Gelar Rakor Bahas Pembangunan Ibu Kota Baru

Jum'at, 07 Februari 2020 - 14:50 WIB
Kementerian Keuangan...
Kementerian Keuangan Gelar Rakor Bahas Pembangunan Ibu Kota Baru
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan pada Jumat (7/2/2020) menggelar rapat koordinasi (rakor) tingkat menteri. Agenda yang diterima SINDOnews menyebutkan membahas pembangunan ibu kota baru negara. Dalam rakor siang ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengundang para menteri kabinet Indonesia Maju.

Pantauan SINDOnews pada pukul 13.30 WIB, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil tiba lebih dulu di kantor Kementerian Keuangan. Disusul Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato.

Rombongan ketiga adalah Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritman dan Investasi Luhut Pandjaitan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Kepada SINDOnews, Wisnutama mengatakan rakor ini membahas segala masalah ekonomi Indonesia. "Jadi bukan hanya soal ibu kota negara, bahas macam-macam," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, menegaskan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru ke Kalimantan Timur tidak akan membuat Jakarta menjadi terlantar.

Menurut dia, rencana pembangunan ibu kota baru sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024, salah satunya sebagai daerah khusus industri.

Suharso Monoarfa mengatakan, Jakarta akan menjadi daerah khusus industri dikarenakan potensinya masih banyak dilirik para pelaku usaha industri. Sebelumnya sempat dipaparkan dalam proses pembentukan ibu kota negara baru, salah satu yang menjadi kendala adalah aturan di dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945 pasal 18 ayat 1.

"Dalam RPJMN yang disusun pemerintah bertujuan untuk mengejar cita-cita Indonesia menjadi negara maju di 2045. Di mana rata-rata pertumbuhan domestik bruto (PDB) Indonesia dipatok mencapai USD23.199 per kapita. Nanti Jakarta masih bisa bakal jadi daerah khsus industri," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan,...
Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Akademisi Was-was Gedung Kemenkeu Dikomersialkan
Kemenkeu Siapkan 186...
Kemenkeu Siapkan 186 Pasal yang Mengatur Pendanaan Ibu Kota Baru
Diisukan Mundur, Sri...
Diisukan Mundur, Sri Mulyani Posting Foto Bareng Menteri Basuki
Menpan RB Tegaskan Seluruh...
Menpan RB Tegaskan Seluruh Kementerian Akan Pindah ke IKN
Menteri Baru di Enam...
Menteri Baru di Enam Pos kementerian Kabinet Indonesia Maju
Deretan Ayah dan Anak...
Deretan Ayah dan Anak Jadi Menteri, Nomor 1 dan 4 di Kementerian Serupa
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
54 menit yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved