Waspadai Dampak Corona, Pemerintah Minta Percepat Realisasi Belanja Negara

Rabu, 12 Februari 2020 - 06:12 WIB
Waspadai Dampak Corona,...
Waspadai Dampak Corona, Pemerintah Minta Percepat Realisasi Belanja Negara
A A A
JAKARTA - Wabah virus corona di China bukan hanya membahayakan kesehatan juga perekonomian dunia. Data Otoritas Kesehatan China pada Selasa (11/2/2020), jumlah kematian akibat virus ini telah mencapai 1.018 orang dan menginfeksi lebih dari 43.100 orang. Perekonomian Negeri Tirai Bambu kini mulai lunglai dan berdampak pada negara-negara mitranya, termasuk Indonesia.

Mencegah dampak ekonomi virus corona terhadap perekonomian nasional, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para menteri di Kabinet Indonesia Maju segera mempercepat realisasi belanja pemerintah. Sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam mengangkat daya beli.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawato, mengatakan pemerintah ingin belanja pegawai dalam bentuk gaji dan tunjangan, termasuk belanja untuk barang dan modal dikebut realisasinya.

"Kementerian dan lembaga negara harus mempercepat realisasi belanja, utamanya untuk memberikan pengaruh besar ke masyarakat. Satu diantaranya adalah penyaluran dana desa," katanya, Selasa (11/2/2020).

Hingga, Senin (10/2/2020), pemerintah telah menyalurkan lebih dari Rp586 miliar kepada lebih dari 1.490 desa. "Ini lebih tinggi dibanding tahun lalu, bulan Februari, yang pencairannya hanya Rp317 miliar," katanya.

Adapun posisi anggaran yang disaluran terkait Program Keluarga Harapan (PKH) sudah mencapai Rp7 triliun, dari pagu Rp29 triliun. Kemudian untuk beberapa belanja kementerian dan lembaga, per 31 Januari sebanyak Rp30,9 triliun telah dicairkan. Bila dirinci belanja barang senilai Rp3,3 triliun, belanja modal Rp1,9 triliun, belanja bantuan sosial Rp13,2 triliun, dan belanja pegawai Rp12,5 triliun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Belanja...
Jokowi Minta Belanja K/L Digas, DPR Ingatkan Genjot Insentif UMKM
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Per Akhir Maret Belanja...
Per Akhir Maret Belanja Negara Sudah Tembus Rp347,3 Triliun
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Hingga Oktober, Pemerintah...
Hingga Oktober, Pemerintah Sudah Habiskan Rp2.351 Triliun untuk Belanja
Jokowi Bidik Ekonomi...
Jokowi Bidik Ekonomi Tumbuh 5,3% di 2023, Pengamat Singgung Penurunan Belanja Negara
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved