Mendag Agus Sebut Virus Corona Penyebab Neraca Perdagangan Defisit

Senin, 17 Februari 2020 - 21:21 WIB
Mendag Agus Sebut Virus...
Mendag Agus Sebut Virus Corona Penyebab Neraca Perdagangan Defisit
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyebut penyebaran virus corona dari China menjadi penyebab neraca perdagangan Indonesia bulan Januari 2020 mengalami defisit USD864 juta.

"Ini ada virus corona jadi kita akan melakukan penyesuaian. Dan (neraca perdagangan) terkena dampak dengan situasi virus ini. Ekspor impor kita memang agak melambat," ujar Agus di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (17/2/2020).

Untuk itu, Agus mengatakan sedang mengkaji langkah-langkah antisipasi terkait dampak virus corona terhadap ekonomi, khususnya ekspor impor. Agus pun menyoroti hubungan dagang Indonesia dan China yang erat, kini rentan akibat virus corona.

"Ekspor kita mengalami perlambatan. (Ekspor) kita ke China sangat berpengaruh sekali terhadap neraca perdagangan kita," ucapnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik pada Senin (17/2/2020) merilis neraca perdagangan Januari 2020 yang mengalami defisit USD864 juta. Meskipun mengalami defisit, Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan hal tersebut bukan disebabkan karena virus corona yang mewabah sejak bulan lalu.

"Efek virus corona terhadap neraca perdagangan Indonesia sejauh ini belum bisa terlihat," katanya.

Menurut Suhariyanto, dampak virus tersebut kemungkinan baru bisa terlihat pada laporan kinerja ekspor-impor di bulan selanjutnya (Februari 2020).

"Karena harusnya dilihat sesudah Imlek, sudah tercermin satu minggu. Sementara yang kita sajikan data sebulan terakhir. Kita waspadai supaya dampaknya tidak seburuk yang dibayangkan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan RI...
Neraca Perdagangan RI Surplus 14 Bulan Beruntun, Ekonomi Mulai Pulih?
Neraca Dagang RI Menang...
Neraca Dagang RI Menang Lawan AS, Tapi Keok dengan Negeri Kpop
Tertinggi dalam 15 Tahun...
Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir, Neraca Dagang RI Surplus USD35,34 Miliar di 2021
Neraca Dagang Indonesia...
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD3,83 Miliar di Februari 2022
Neraca Dagang Mei Diramal...
Neraca Dagang Mei Diramal Surplus USD2 Miliar
BPS: Neraca Perdagangan...
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,59 Miliar di Juli 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
54 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved