Ekonom: Kendati Ada Ruang, Kenaikan Suku Bunga Tak Perlu Dilakukan

Rabu, 19 Februari 2020 - 11:05 WIB
Ekonom: Kendati Ada...
Ekonom: Kendati Ada Ruang, Kenaikan Suku Bunga Tak Perlu Dilakukan
A A A
JAKARTA - Ekonom BNI Ryan Kiryanto berharap Bank Indonesia (BI) tidak menaikkan suku bunga acuannya kendati ruang untuk itu masih tersedia. Ryan menilai suku bunga acuan saat ini lebih baik tetap dipertahankan.

Pasalnya, isu virus corona masih membayangi perekonomian global, dan akan berdampak pada Indonesia. Hal itu diyakininya sudah diperhitungkan oleh Bank Indonesia sebagai faktor sentimen negatif dalam jangka pendek ke depan untuk pertumbuhan ekonomi. Namun, dari sisi konsumsi rumah tangga, diyakini masih cukup kuat menopang pertumbuhan ekonomi.

"Makanya kenaikan suku bunga acuan belum diperlukan karena sesungguhnya efek penurunan sebesar 100 bps di 2019 lalu masih bekerja," ujar Ryan saat dihubungi SINDONews di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurutnya, lebih penting dan efektif bagi BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari jalur fiskal yang countercyclical untuk menjaga daya beli masyarakat tidak jatuh, sehingga dapat menopang tingkat permintaan agregat.

"Serapan belanja pemerintah dipercepat, untuk mendukung penciptaan lapangan kerja, juga serapan bansos untuk kelompok keluarga miskin dipercepat supaya ada dorongan permintaan konsumsi rumah tangga. Di sisi makroprudensial pun BI tidak usah melakukan relaksasi karena problem ekonomi ada di sisi fiskal, bukan sisi moneter," paparnya.

Dia menilai BI sudah sudah all-out dalam merespons dinamika perekonomian global. "Jadi sekarang saatnya instrumen fiskal harus dioptimalkan. Ini untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi efek negatif dari perlambatan ekonomi global karena terdampak penyebaran covid-19," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Suku Bunga Acuan Kembali...
Suku Bunga Acuan Kembali Ditahan 6%, Begini Penjelasan BI
Berita Terkini
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
35 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
1 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
2 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
2 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
3 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved