300 Pekerja Tertahan di China, Tenaga Lokal Dipakai Demi Kelanjutan Kereta Cepat

Jum'at, 21 Februari 2020 - 18:03 WIB
300 Pekerja Tertahan...
300 Pekerja Tertahan di China, Tenaga Lokal Dipakai Demi Kelanjutan Kereta Cepat
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra mendorong, kontraktor untuk mencari cara agar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sesuai target ketika ada 300 karyawan asal China tidak bisa balik pulang ke Indonesia. Hal ini menyusul wabah virus Corona yang menyebar cepat, hingga Indonesia menghentikan penerbangan dari dan ke China.

Lebih lanjut Chandra menerangkan, tengah mempertimbangkan untuk meminta ontraktor mengubah pola kinerja agar proyek KCJB tidak terlalu terdampak negatif akibat tertahannya 300 pekerja di China. Salah satu opsi adalah menggunakan tenaga lokal agar membuat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa tetap berjalan.

"Anda (kontraktor) harus berpikir, sekarang kalau enggak datang (pekerja dari China) bagaimana caranya. Jadi saya sedang push kontraktor supaya bikin plan-nya sesuai kondisi saat ini. Jangan berandai-andai nunggu mereka datang dulu," ujar Chandra di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Masalah lainnya yakni wabah virus Corona telah membuat pabrik di China belum bisa beroperasi karena masih tutup. Oleh karenanya bahan baku untuk proyek kereta cepat tidak bisa diproduksi. "Ada satu lagi yang mereka (kontraktor) concern adalah material. Materialkita impor dari sana, kalau disana produksi pabriknya belum hidup juga, itu nanti kendala di situ," ungkapnya.

Sambung Chandra menambahkan, material yang mulai habis di Indonesia dan pasokannya berkurang di China seperti waterproofing material, pipa, dan material teknis lainnya. "Kemarin sudah ada beberapa material yang kebetulan stoknya habis, di sini habis, kita minta dari sana (China) terbatas juga. Kita coba kirim itu (dari China). Kalau nggak ada lagi, kita cari gimana cara substitusinya. Jadi masalah teknis itu," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tuai Kontroversi, Ini...
Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Catat! Harga Tiket Kereta...
Catat! Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dijual Rp125-Rp250 Ribu di 3 Tahun Awal
Kereta Cepat Jalani...
Kereta Cepat Jalani Tes November 2022, KCIC: Kado Spesial HUT Kemerdekaan ke-77
Kereta Cepat Jakarta-Bandung:...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Cermin Hubungan Diplomatik, Perdagangan, dan Perindustrian
Update Terbaru Kereta...
Update Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bisa Dipakai Akhir 2022
Mengulik Spesifikasi...
Mengulik Spesifikasi dan Teknologi Canggih Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
50 menit yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
1 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
2 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
3 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
4 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
4 jam yang lalu
Infografis
AS: Perang Masa Depan...
AS: Perang Masa Depan dengan China di Taiwan akan Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved