Gubernur BI Ajak Negara G20 Bekerjasama Pulihkan Ekonomi Global

Senin, 24 Februari 2020 - 12:58 WIB
Gubernur BI Ajak Negara...
Gubernur BI Ajak Negara G20 Bekerjasama Pulihkan Ekonomi Global
A A A
JAKARTA - Wabah virus corona (Covid-19) yang telah menyebar secara global semakin mengancam perekonomian dunia. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, lantas mengajak negara-negara G20 untuk saling bekerjasama dan mengimplementasikan bauran kebijakan dalam upaya memulihkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

"Indonesia mengajak negara-negara G20 untuk terus mempererat kerjasama internasional dan mengimplementasikan bauran kebijakan guna memperkuat pemulihan dan mendorong pertumbuhan ekonomi global," ujar Perry di Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Riyadh, Arab Saudi, dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Perry menerangkan, dalam pertemuan ini, negara-negara G20 sepakat memperkuat pemantauan terhadap risiko global, khususnya yang berasal dari virus corona, serta didorong untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko tersebut serta sepakat untuk mengimplementasikan respon bauran kebijakan yang efektif, baik dari sisi moneter, fiskal, maupun struktural.

Selain itu, kata dia, meski prospek ekonomi global mulai meningkat tapi masih memiliki risiko yang relatif tinggi, yaitu dari wabah Covid-19, tensi perdagangan, geopolitk, dan ketidakpastian kebijakan.

Hal ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang telah mengubah tatanan perekonomian global menuju ekonomi dan keuangan digital. Namun demikian, dipandang belum optimal akses dan partisipasi masyarakat dalam perekonomian, khususnya kelompok muda, perempuan, dan UMKM.

Karena itu, ia mengatakan dibutukan upaya untuk membuka akses dan kesempatan pada mereka dalam kegiatan perekonomian dan keuangan khususnya melalui pemanfaatan teknologi.

Gubernur Bank Indonesia mendukung agenda Presidensi G20 Arab Saudi terkait pengembangan pasar modal domestik itu dan menggarisbawahi pentingnya resiliensi perekonomian sebagai fondasi pengembangan pasar modal domestik. Selain itu, Gubernur Bank Indonesia juga menekankan pentingnya peningkatan basis investor domestik, memitigasi volatilitas aliran modal, dan menjaga integritas pasar modal untuk mencegah fraud dan menjaga kredibilitas.

"Di sektor keuangan, penguatan sistem keuangan melalui implementasi agenda reformasi sektor keuangan dan pemanfaatan teknologi menjadi fokus para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20," ujar Perry.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perry Warjiyo Wanti-wanti...
Perry Warjiyo Wanti-wanti Pemulihan Ekonomi Global Bakal Lama
5 Dinamika Perubahan...
5 Dinamika Perubahan Global Jadi Sorotan Perry Warjiyo, Intip Detailnya
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Pemulihan Ekonomi Global Akan Hadapi Sejumlah Risiko
Penuh Gejolak, Perry...
Penuh Gejolak, Perry Warjiyo Ramal Ekonomi Global 2023 Hanya Tumbuh 2,7%
Dua Raksasa Ekonomi...
Dua Raksasa Ekonomi Mulai Bangkit, Kondisi Global Membaik
Bos BI Ungkap 5 Faktor...
Bos BI Ungkap 5 Faktor 'Keramat' yang Ancam Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
7 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
7 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
8 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
8 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
8 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved