Bulog Usul Impor Gula, Mendag Agus Bilang Belum Mengajukan

Jum'at, 28 Februari 2020 - 13:22 WIB
Bulog Usul Impor Gula,...
Bulog Usul Impor Gula, Mendag Agus Bilang Belum Mengajukan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan pihaknya sudah mengusulkan impor gula kepada pemerintah sebanyak 200.000 ton. Usulan ini seiring kenaikan harga gula.

Namun, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, mengatakan Bulog belum mengajukan usulan impor gula Sehingga Kemendag belum bisa membuka keran impor gula.

"Bulog enggak pernah mengajukan. Enggak, enggak ada," ungkap Agus ketika ditemui awak media di kantornya di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Agus menerangkan, untuk stabilisasi harga pemerintah telah menerbitkan izin impor sebanyak 490.000 ton gula kristal putih (GKP) atau gula konsumsi sejak Oktober 2019 lalu. Namun, per November 2019 baru terealisasi 260.000 ton.

"Gula konsumsi itu dari yang lalu 490.000 ton dari bulan Oktober ke sini sudah keluar. November 260.000 ton sudah keluar semua, tinggal ini yang ini (sisanya) mungkin," terang Agus.

Agus mengatakan seharusnya seluruh kuota impor 490.000 ton itu sudah terealisasi. "Harusnya sih enggak ada masalah. Semua 490.000 ton. Dari yang lalu sisa per November itu kan sudah 260.000 ton itu sudah ke luar semua. Harusnya (tahun ini) ada. Ya memang mungkin ada pelaksanaan yang sudah dapat izin ada beberapa hal sehingga terlambat. Tapi sih harusnya enggak masalah," paparnya.

Sebelumnya, Budi Waseso mengatakan saat ini pasokan gula telah terhenti sehingga hal itu membuat harga gula di pasaran mengalami kenaikan. "Terhenti itu kan dari sebab-akibat, karena kekurangan. Termasuk tidak adanya tambahan impor, harusnya kita hitung memang kebutuhan. Impor tidak berdasarkan kuota, tapi kebutuhan," ucap Buwas--sapaan akrabnya.

Buwas menambahkan, dengan menugaskan impor gula kepada Bulog maka stabilisasi harga dapat dilakukan dengan efektif.

"Bulog ini kan tidak impor secara umum. Kita impornya diawasi, diaudit oleh BPK, bukan seperti swasta, karena kita penugasan. Berarti harganya sudah dipatok sekian, jualnya sekian, kualitasnya harus sekian. Itu jadi beda. Maka Bulog tidak bisa disamakan dengan swasta. Kalau swasta begitu dapat berita impor ya impor, ya suka-suka dia saja," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
50.000 Ton Gula Asal...
50.000 Ton Gula Asal India Siap Banjiri Indonesia
Mendag Pastikan Gula...
Mendag Pastikan Gula Impor dari India Tiba Bulan Juni
Gula Impor 150 Ribu...
Gula Impor 150 Ribu Ton Siap Digelontorkan Bulan Depan
Mendag Pastikan Harga...
Mendag Pastikan Harga Gula Turun Sebelum Hari Raya Lebaran
Pasok Gula, Kementerian...
Pasok Gula, Kementerian Perdagangan Gandeng Angels Products
Kejagung Cekal Dirut...
Kejagung Cekal Dirut PT KTM terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
38 menit yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
53 menit yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
1 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved