Rupiah Dibuka Anjlok Makin Parah, Yen Menguat di Tengah Isu Fed

Senin, 02 Maret 2020 - 10:29 WIB
Rupiah Dibuka Anjlok...
Rupiah Dibuka Anjlok Makin Parah, Yen Menguat di Tengah Isu Fed
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Senin (2/3/2020) dibuka anjlok semakin parah di tengah ketakutan wabah virus corona masih membayangi investor. Kejatuhan kurs rupiah mengiringi Yen Jepang dan Euro yang menguat terhadap dolar AS di tengah isu The Fed atau Bank Sentral Amerika bakal kembali memangkas suku bunga acuan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka merosot tajam hingga menyentuh level Rp14.413/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah melanjut tren pelemahan dalam satu pekan terakhir usai Jumat kemarin di posisi Rp14.234/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga memperlihatkan tren negatif dengan jauh lebih rendah menjadi Rp14.337 per USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.317/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.337 sampai dengan Rp14.375/USD.

Data Yahoo Finance tidak terkecuali juga menunjukkan pelemahan dimana rupiah pada sesi pagi perdagangan bertengger di level Rp14.310/USD dengan pergerakan harian Rp14.229-Rp14.310/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kejatuhan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.229/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi ikut tak berdaya dengan tampil pada level Rp14.234/USD. Raihan ini memperlihatkan mata uang masih tak berdaya menjelang rilis data inflasi dan masih besarnya tekanan dari sentimen eksternal.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen dan Euro menanjak naik terhadap dolar AS (USD) pada perdagangan hari Senin. Hal ini seiring meningkatnya harapan bahwa US Federal Reserve alias The Fed akan memangkas suku bunga acuan. Tinjauan kebijakan bakal dilakukan bulan ini untuk melindungi perekonomian dari penyebaran cepat virus corona yang telah merambah hingga tiga benua.

Saat bursa saham AS terbenam dalam beberapa hari terakhir, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada hari Jumat kamerin bahwa bank sentral akan "bertindak sesuai dengan porsinya" untuk mendukung perekonomian dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh epidemi virus corona. Sedangkan investor memperkirakan bahwa pernyataan itu menjadi sinyal Fed akan memotong suku bunga setidaknya 0,25 poin secara persentase pada pertemuan yang dijadwalkan pada 17-18 Maret, mendatang.

Yen naik sampai level 107,00 terhadap dolar pada perdagangan awal pekan dimana pada sesi terakhir berdiri di 107,75. Mata uang Jepang tercatat telah meningkat 3,2% minggu lalu, untuk mencetak keuntungan terbesar sejak Juli 2016. Surplus Jepang saat ini dan likuiditas yang besar membuat Yen seperti aset Safe Haven.

Sedangkan euro bertengger di 1,1042 saat melawan USD atau naik 0,14% sejauh ini di Asia, mendekati raihan terbaiknya dalam sebelumnya setelah kenaikan 1,7% minggu lalu, atau yang terbesar dalam dua tahun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved