Virus Corona dan Banjir Jadi Biang Kerok Kenaikan Harga Bawang Putih

Selasa, 03 Maret 2020 - 04:37 WIB
Virus Corona dan Banjir...
Virus Corona dan Banjir Jadi Biang Kerok Kenaikan Harga Bawang Putih
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Februari 2020 mencapai 0,28%. Kontribusi terbesar datang dari komoditas harga bawang putih, dimana menyumbang inflasi 0,09%, tertinggi dibandingkan komoditas lainnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti, mengatakan kenaikan harga bawang putih ini disebabkan oleh wabah virus corona. Wabah ini membuat pasokan dan distribusi bawang putih terhambat. Pasalnya, mayoritas bawang yang beredar Indonesia merupakan komoditas impor dari China.

"Kalau bawang putih itu memang kita banyak dari impor dari China, jadi lebih karena pasokannya karena impor dari China ditangguhkan," ujar Yunita di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Selain dampak dari virus corona, kenaikan harga bawang putih juga disebabkan oleh banjir yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Bencana banjir membuat distribusi bawang putih sedikit terganggu.

"Jadi selain karena pasokan yang kurang, tapi pendistribusian juga kemungkinan terpengaruh," kata Yunita.

Selain bawang putih, ada beberapa komoditas lainnya yang terpengaruh oleh banjir. Salah satu contohnya adalah harga cabai yang terus naik dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, harga cabai merah menjadi salah satu komoditas yang menjadi penyumbang inflasi. Berdasarkan data BPS, harga cabai merah mengalami inflasi sebesar 0,06% sepanjang Februari.

"Yang jelas, harga cabai naik. Terus beberapa harga sayuran itu naik itu karena pengaruh banjir," ucapnya.

Meskipun begitu lanjut Yunita jika dibandingkan dengan dampak virus corona, banjir yang terjadi tidak terlalu berpengaruh signifikan. Sebab, banjir hanya terjadi sementara dan hanya berlangsung beberapa hari saja.

"Kalau banjir enggak terlalu. Tetapi kalau komoditas lain memang pengaruh ke banjir. Mungkin masalah distribusi, mungkin terkendala banjir," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Wanti-Wanti Pemerintah...
BPS Wanti-Wanti Pemerintah Soal Harga Beras akibat Bencana Banjir
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Ekonomi Membaik, Pekerja...
Ekonomi Membaik, Pekerja Terdampak Covid-19 Berkurang
17% Masyarakat Yakin...
17% Masyarakat Yakin Tidak Akan Tertular COVID-19, Epidemiolog Tak Kaget
44,9 Juta Orang Yakin...
44,9 Juta Orang Yakin Kebal COVID-19, Doni Monardo: Ini Tantangan Kita
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
10 menit yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
24 menit yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
24 menit yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
34 menit yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
48 menit yang lalu
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
1 jam yang lalu
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved