Kimia Farma Batasi Pembelian Masker Dua Lembar Per Orang

Rabu, 04 Maret 2020 - 15:26 WIB
Kimia Farma Batasi Pembelian...
Kimia Farma Batasi Pembelian Masker Dua Lembar Per Orang
A A A
JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) membatasi pembelian masker untuk setiap individu, dimana hanya diperbolehkan dua lembar masker untuk setiap transaksi di outlet atau apotek milik Kimia Farma. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dimana Kimia Farma memiliki 1.300 outlet di seluruh Indonesia.

“Dua lembar per hari dengan harga Rp2.000 per lembar. Kalau saudaranya atau tetangganya atau siapalah membeli lagi masker, ya silahkan saja. Kita tidak bisa membatasi orangnya, yang dibatasi adalah jumlah pembeliannya,” ujar Menteri Erick Thohir di Jakarta, Rabu (4/4/2020).

Lebih lanjut Ia memastikan, Kimia Farma tidak akan menaikkan harga penjualan masker saat ini di tengah wabah virus corona. “Mohon maaf, maksudnya di saat masyarakat susah, Kimia Farma tidak menaikkan harga. Itulah fungsinya, BUMN hadir untuk rakyat sesuai dengan visi presiden,” tambahnya.

Oleh sebab itu Erick menghimbau, masyarakat tidak perlu panik sebab masker, hand sanitizer, vitamin yang meningkatkan daya tahan tubuh tersedia di apotek Kimia Farma.

Di tempat yang sama Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menambahkan, Kimia Farma memiliki sekitar 4.000 dus masker kain atau setara dengan 215.000 lembar. “Stok untuk masker kain kurang lebih ada 4.000 dus kali 50 per dus, jadi ada 215.000 lembar. Kami pastikan harganya Rp2.000 per lembar,” ucap Verdi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Holding BUMN Farmasi...
Holding BUMN Farmasi Siap Produksi Obat COVID-19
Alternatif Masker N95,...
Alternatif Masker N95, RS di Toronto Gunakan Masker Snorkeling
Selain dari China, Indonesia...
Selain dari China, Indonesia Bakal Datangkan Vaksin dari Inggris
Bio Farma Memastikan...
Bio Farma Memastikan Harga Jual Vaksin Sinovac di Indonesia Rp200 Ribu
Bio Farma Kaji Transfusi...
Bio Farma Kaji Transfusi Plasma Darah untuk Pasien Virus Corona
Indonesia Kembangkan...
Indonesia Kembangkan Plasma Konvalesent, Percepat Penyembuhan Pasien COVID-19
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved