Sri Mulyani Siap Tambah Anggaran untuk Penangan Virus Corona
Rabu, 04 Maret 2020 - 15:45 WIB
Sri Mulyani Siap Tambah Anggaran untuk Penangan Virus Corona
A
A
A
JAKARTA - Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani siap menambah anggaran guna penanganan virus corona atau Covid-19. Tambahan anggaran ini bisa dipakai untuk penanganan darurat wabah corona.Adapun saat ini seluruh anggaran penanganan wabah virus corona berada di pos belanja Kementerian Kesehatan. "Kami siap memberikan kebutuhan dalam rangka penanganan itu," tegas Sri Mulyani di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Sri Mulyani mengaku masih terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam menyiapkan anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan virus corona.
"Sampai sekarang kami terus berkoordinasi dengan Menkes kebutuhannya seperti apa, timnya seperti apa, nanti akan kita lakukan," tandasnya.
Sebagai informasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat memasuki awal tahun 2020, realisasi Belanja Negara sampai dengan akhir Januari 2020 telah mencapai Rp139,83 triliun atau sekitar 5,5% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.Secara terinci, realisasi belanja itu terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp71,44 triliun (4,2% dari pagu) dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp68,39 triliun (8,0% dari pagu APBN).
Adapun, realisasi belanja modal hingga Januari 2020 sudah mencapai Rp1,86 triliun atau tumbuh sebesar 12,6% (yoy) dari tahun sebelumnya.
Sri Mulyani mengaku masih terus berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam menyiapkan anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan virus corona.
"Sampai sekarang kami terus berkoordinasi dengan Menkes kebutuhannya seperti apa, timnya seperti apa, nanti akan kita lakukan," tandasnya.
Sebagai informasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat memasuki awal tahun 2020, realisasi Belanja Negara sampai dengan akhir Januari 2020 telah mencapai Rp139,83 triliun atau sekitar 5,5% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.Secara terinci, realisasi belanja itu terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp71,44 triliun (4,2% dari pagu) dan realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp68,39 triliun (8,0% dari pagu APBN).
Adapun, realisasi belanja modal hingga Januari 2020 sudah mencapai Rp1,86 triliun atau tumbuh sebesar 12,6% (yoy) dari tahun sebelumnya.
(fjo)
Lihat Juga :