Ekspor Rumput Laut ke China Tak Terkendala Corona

Rabu, 04 Maret 2020 - 17:57 WIB
Ekspor Rumput Laut ke...
Ekspor Rumput Laut ke China Tak Terkendala Corona
A A A
BATAM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melepas ekspor 53 ton rumput laut kering dari Batam, Kepulauan Riau ke China. Ekspor senilai lebih dari Rp159 juta itu tidak terkendala virus corona yang sedang melanda beberapa wilayah Negeri Tirai Bambu itu.

“Alhamdulillah tidak ada kesulitan dan ekspor terus berjalan,” ujar Menteri Edhy di lokasi pelepasan ekspor di Batam, Rabu (4/3/2020).

Rumput laut kering yang diekspor ini merupakan hasil produksi PT Kencana Bumi Sukses. Dalam sebulan, perusahaan ini bisa menghasilkan 200 ton rumput laut kering. Perusahaan milik Wahyudi ini juga termasuk aktif mengirimkan rumput laut ke China, Vietnam dan Singapura.

Sepanjang tahun lalu, total ekspornya mencapai 1.371 ton dengan nilai Rp4,48 miliar. Sedangkan ekspor hari ini, merupakan ketiga kalinya selama Februari 2020 dan semuanya dikirim ke China.

Menteri Edhy pun mengapresiasi langkah BKIPM Batam yang mau jemput bola ke pelaku usaha, sehingga proses ekspor rumput laut kering jadi lebih mudah. Soal masih adanya kendala lahan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda dan kementerian lain untuk mencari jalan keluar.

Mencari rumput laut tadinya tak menarik minat masyarakat Batam. Alasannya, harga jual komoditas tersebut begitu murah. Namun sejak adanya usaha rumput laut kering, masyarakat mulai tertarik mencari rumput laut. Harganya pun merangkak naik.

Ada sekitar 300 nelayan yang menggeluti bidang ini sekarang. “Tadinya rumput laut ini gak laku, ini belum dibudidaya loh sudah bisa ekspor. Seandanya sudah di budidaya apalagi,” tambahnya.

Menurut Edhy, rumput laut Batam sangat potensial dikembangkan menjadi budidaya. Jumlahnya mencapai 5.000 ton, namun yang termanfaatkan baru 2%. Sehingga ia mendorong masyarakat dan pemda dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Edhy berharap KKP melakukan terobosan-terobosan yang bertujuan mempermudah proses budidaya di tengah masyarakat. Dengan begitu, perputaran ekonomi berjalan maksimal dan penghasilan masyarakat bisa meningkat. Sebagai informasi, Menteri Edhy memang tengah fokus mengembangkan sektor budidaya Tanah Air.

Sementara itu, Wahyudi memastikan pengiriman rumput laut kering ke China tidak mengalami kendala karena daerah tujuan pengiriman bukan zona merah virus corona.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
220,12 Kilogram Kuda...
220,12 Kilogram Kuda Laut Kering yang Akan Diekspor Ilegal Dimusnahkan KKP
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Kembangkan Rumput Laut...
Kembangkan Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Menteri Edhy: Jangan Cemas Soal Modal
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
15 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
15 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
29 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
35 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
52 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
58 menit yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved