Kembangkan Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Menteri Edhy: Jangan Cemas Soal Modal

Senin, 25 Mei 2020 - 18:12 WIB
loading...
Kembangkan Rumput Laut...
Menteri Kelautan dan Perikanan ( KKP), Edhy Prabowo berkomitmen untuk mengembangkan rumput laut di Kepulauan Seribu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan ( KKP), Edhy Prabowo berkomitmen untuk mengembangkan rumput laut di Kepulauan Seribu. Ia juga memberikan semangat kepada pemerintah daerah, para pembudidaya rumput laut dan mendorong masyarakat Kepulauan Seribu untuk dapat melakukan budidaya rumput laut mengingat pasar yang cukup tinggi dan belum terisi.

“Belum genap sebulan saya baru saja melepas ekspor rumput laut jenis Spinosum di Serang dengan tujuan ke Vietnam, yang ternyata bahan bakunya sebagian besar berasal dari Kepulauan Seribu, dan saat ini saya bangga dan senang bisa berada disini bersama dengan pembudidaya untuk lihat dan memanen secara langsung rumput laut," ungkap Menteri Edhy.

Lebih lanjut Ia berharap, budidaya rumput laut dapat dikembangkan di Kepulauan Seribu ini, mengingat lokasinya yang cocok, biaya investasi yang murah, banyak menyerap tenaga kerja, dan teknologinya juga sederhana. Menteri Edhy juga menambahkan, untuk peningkatan produksi rumput laut masyarakat tidak perlu khawatir dengan permodalan.

"Pemerintah siap membantu melalui KUR dengan bunga yang rendah yaitu 6%, serta ada juga dana pinjaman dari KPP yaitu BLUMKP dengan modal yang sangat rendah yaitu 3%, tidak memberatkan dan tidak menggunakan agunan, sehingga diharapkan produksi dapat terus menerus,” tambahnya.

Saat dimintai keterangan, Pimpinan CV Delton, Mujahidin yang merupakan eksportir rumput laut menyatakan siap membantu program pemerintah dalam pengembangan rumput laut. “Kami siap menerima rumput laut yang dihasilkan oleh masyarakat Kepulauan Seribu dan kami juga selama ini telah melakukan pembinaan dan pendampingan ke pembudidaya di Kepulauan Seribu sehingga rumput laut yang dihasilkan memenuhi kualitas pasar," jelas Mujahidin.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, mengatakan bahwa KKP saat ini tengah mendorong industrialisasi rumput laut nasional. Menurutnya rumput laut memiliki kontribusi besar terhadap nilai ekspor perikanan nasional. KKP telah menyiapkan berbagai strategi percepatan peningkatan produksi rumput laut, di antaranya melalui penyediaan bibit rumput laut kultur jaringan yang diproduksi oleh UPT DJPB diantaranya di Lampung, Jepara, Situbondo, Takalar, Lombok, Ambon.

“Penggunaan rumput laut kultur jaringan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan jenis yang biasa. Laju pertumbuhan rumput laut kultur jaringan sebesar 11,5%, sementara yang biasa hanya 7,5%. Selain itu juga kandungan karaginan yang lebih tinggi yaitu 40%, sedangkan kandungan karaginan rumput laut non kultur jaringan hanya 34 %," jelas Slamet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Perkuat Ekonomi Bontang,...
Perkuat Ekonomi Bontang, Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Rekomendasi
Pentagon: Serangan Rudal...
Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya 1 Hilang
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved